Ekonomi dalam Masa Kepemimpinan SBY

SBY telah memimpin republik Indonesia selama 10 tahun atau 2 periode kepemimpinan. Selama itu, mungkin banyak cacat yang dilakukan oleh SBY, namun banyak juga yang sudah dilakukan oleh SBY bagi masyarakat Indonesia yang memiliki pengaruh besar dan cukup signifikan. Ada banyak sekali kisah yang dapat diambil dari masa perjalanan 10 tahun SBY, namun tentu saja tak semua dapat diceritakan karena terlalu panjang. Pada masa 5 tahun pertama kerja,

SBY cukup bagus menjalankan tugasnya sebagai kepala negara aktif. SBY merupakan presiden pertama yang terpilih melalui sistem demokrasi pemilihan umum. Pada waktu itu, beliau berhasil meraih 60% suara penduduk Indonesia ketika pilpres tahun 2009. Untuk kali kedua, SBY mampu mengalahkan pasangan Megawati-Prabowo serta Jusuf Kalla-Wianto. Perjalanan presiden dalam menjalankan tugasnya memang tak selamanya baik, apalagi pada masa kedua pemerintahannya, banyak sekali riak atau maslah yang bermunculan. Hal itu adalah hambatan sealigus permasalahan yang harus dihadapi oleh SBY.

Sebuah kasus keuangan bank yang paling disoroti publik adalah mengenai kasus bailout bank century. SBY dianggap kurang dalam membela menteri keuangan Sri Mulyani pada waktu itu. Kritik banyak dituai atas aksi yang dilakukan untuk menyelamatkan bank tersebut. Sri Mulyani kemudian banyak sekali medapatkan kritik dan seolah menjadi bulan-bulanan para politis yang berasal dari partai non-demokrat. Akhirnya kini Sri Mulyani sukses menjadi direktur pengelola bank dunia di Amerika Serikat (AS). Sikap SBY yang kurang membela Sri Mulyani tersebut patut disayangkan, bukan sebab dari apa yang dimiliki oleh Sri Mulyani saat ini, melainkan menilik lagi bahwa Sri Mulyani adalah sosok yang sukses membawa SBY dalam pengelolaan ekonomi Indonesia. Berkat Sri Mulyani, Indonesia mampu melewati sebuah turbulensi ekonomi di tahun 2008 silam.

Penaganan terhadap kasus HAM juga tidak ditangani secara baik alias melempem. Kasus yang paling teringat dan tidak terpecahkan sampai saat ini adalah meninggalnya jurnalis Udin yang tak kunjung jelas duduk permasalahannya. Serta kasus Munir yang diracun di dalam pesawat, kedua kasus tersebut sampai sekarang tak kunjung usai. Ada lagi kecacatan yang dilakukan dalam masa pemerintahan SBY, yakni utang luar negeri yang membengkak hebat.

Mengenai kasus pemberantasan korupsi yang ada di Indonesia, sebanyak 325 kepala daerah berhasil tertangkap dan diusut tuntas pada masa pemerintahan SBY. Namun yang bekerja untuk menangani penangkapan tersebut adalah Komisi Pemberantasan Korupsi yang notabene bekerja secara independent di luar dari program kerja presiden. Belum lagi maraknya judi online di kalangan menengah kebawah untuk penduduk di kota maupun di desa-desa yang notabenya tidak ada hiburan lain ataupun ekonomi yang lesu. Jadi hal itu tidak dapat dikatakan sebagi prestasi seorang SBY pada masa jabatannya. Namun, tak semua hal yang ada dalam masa pemerintahan SBY mengalami kecacatan dan kebobrokan, beberapa kasus tadi hanyalah segelintir kecil. Kalau ingin melihat prestasi SBY, akan ada banyak sekali dan tak cukup tempat untuk menceritakannya.

Leave a Reply