Fokus

Kamis, 8 Februari 2007

Dialog dengan Anak-anak Korban Banjir

 

Ibu Ani didampingi Ibu Mufidah JK dikerubuti anak-anak ketika mengunjungi korban banjir di Petamburan, Jakarta, Kamis (8/2) pagi. (foto: muchlis said/presidensby.info)
Ibu Ani didampingi Ibu Mufidah JK dikerubuti anak-anak ketika mengunjungi korban banjir di Petamburan, Jakarta, Kamis (8/2) pagi. (foto: muchlis said/presidensby.info)
Jakarta: Musibah banjir yang menenggelamkan sebagian wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya membuat Ibu Negara turun memberikan bantuan. Bersama dengan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan ibu-ibu Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Ibu Ani hari Kamis (8/2) pagi mengunjungi para korban di daerah Petamburan, Jakarta Pusat.

Suasana adem ayem Masjid Al-Islam Petamburan Jakarta Pusat yang sejak Jumat (2/1) digunakan masyarakat sekitar sebagai tempat mengungsii tiba-tiba berubah ramai. Para pengungsi banyak didominasi kaum ibu-ibu dan anak-anak. Setibanya di tempat acara, Ibu Ani menyapa anak-anak yang sudah menunggunya. "Apa kabar anak-anak? Sudah makan atau belum?" "Sudaaahh," teriak anak-anak kompak menjawab pertanyaan tersebut.

Ibu Ani mengajak anak-anak pengungsi berdialog tentang pentingnya menjaga kesehatan selama berada di tempat pengungsian. Ibu Ani berpesan agar anak-anak juga tidak membuang sampah sembarangan. "Anak-anak tidak boleh buang sampah sembarangan ya. Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah karena kita sering buang sampah sembarangan. Hayo, siapa yang masih suka buang sampah sembarangan?" tanya Ibu Ani. Ibu Ani hanya bisa tersenyum geli melihat beberapa anak yang jujur mengakui bahwa mereka masih suka buang sampah sembarangan. "Ya sudah, kalau begitu mulai dari sekarang tidak boleh buang sampah sembarangan lagi ya," seru Ibu Ani.

Rombongan Ibu Ani membagikan lebih kurang 500 paket tas sekolah untuk anak-anak korban banjir. Tas sekolah warna merah putih bertuliskan `Aku Cinta Indonesia` yang juga dilengkapi dengan alat-alat tulis. Ibu Ani membagi-bagikan sendiri semua paket sekolah itu kepada anak-anak sesuai dengan urutan kelas mereka. Selain membagikan paket alat tulis, Ibu Ani dan Ibu-ibu SIKIB juga membawa satu unit mobil pintar yang dilengkapi buku bacaan, televisi, komputer, dan permainan pendidikan lainnya sehingga anak-anak yang sejak Senin (5/2) tidak sekolah karena sekolah mereka juga terendam banjir, dapat terus belajar dan membaca untuk menambah pengetahuan.

Untuk para pengungsi yang lain, Ibu Ani juga membawa satu truk berisi sembako, seperti beras, susu, mie instan, gula pasir, minyak goreng, air mineral, juga sarung dan selimut. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. Selain itu kunjungan Ibu Negara ini juga disertai satu unit ambulan dengan satu dokter dan dua perawat berikut obat-obatan. Udara pagi yang dingin karena diguyur hujan, menjadi hangat dengan kehadiran Ibu Ani dan rombongan yang sudah berbagi dengan para korban banjir. (osa)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang