Kamis, 29 Maret 2007
Ibu Ingrid Stoltenberg Kunjungi Dekranas
Ibu Ani bersama Ibu Ingrid Schulerud Stoltenberg, Istri PM Norwegia, dan Ibu Mufidah JK, nyanyi bersama anak-anak Mobil Pintar di Gedung Dekranas, Kamis (29/3) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara H. Ani Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ingrid Schulerud Stoltenberg, Istri PM Norwegia, Kamis (29/3) pagi melakukan
Ladies Programme dengan mengunjungi Gedung Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) .
Ibu Ani beserta Ibu Ingrid tiba di lokasi pada pukul 09.40 WIB, disambut Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Ketua SIKIB Ibu Murniati Widodo AS, Ibu Herawatie Boediono serta Ibu Taty Aburizal Bakrie. Sambil diiringi Tari Lenggong Nyai yang berasal dari Betawi, Ibu Ani, Madame Ingrid beserta rombongan menuju Ruang Pameran Dekranas yang diberi sentuhan interior Jawa dengan menampilkan berbagai macam hasil kerajinan tangan terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.
Dekranas bersama Depdagri, Departemen Perindustrian, UKM, Departemen Perdagangan, Depbudpar serta Departemen BUMN, saling bersinergi mengumpulkan para perajin untuk melakukan perbaikan produk serta inovasi produk sehingga mampu masuk ke dalam pasar internasional. "Dengan adanya event-event seperti ini, kami dapat membantu memfasilitasi perajin-perajin Indonesia untuk mempromosikan barang-barangnya hingga sampai ke luar negeri. Hal inilah yang dilakukan Dekranas dalam membina perajin-perajin Indonesia," ujar Koordinator Bidang Promosi Dekranas Vitri C. Mallarangeng. Barang-barang yang dipamerkan antara lain perhiasan bermutu tinggi dari Mutumanikam Nusantara, berbagai jenis batik, serta lukisan.
Ibu Ingrid tampak begitu terpesona ketika melihat Zaenal dari Zaenal Songket sedang menenun songket Palembang dengan benang-benang emasnya. Ibu Ingrid juga memperhatikan para pembatik yang sedang memeragakan cara membatik dengan menggunakan malam atau lilin dan cantingnya serta peragaan cara pembuatan wayang kulit.
Setelah berkeliling melihat hasil kerajinan Indonesia yang dipamerkan, Ibu Ani, Madame Ingrid beserta rombongan segera menuju ke halaman tengah Gedung Dekranas, di mana terdapat Mobil Pintar serta Motor Pintar yang juga diinisiasikan oleh Ibu Ani. Sesampainya di halaman tengah, 60 anak-anak didik Mobil Pintar sudah siap menyapa Ibu Ani dan tamunya. "Good Morning Madam Ingrid," seru anak-anak yang berasal dari Cengkareng serta Kebon Kosong Kemayoran dengan riang gembira.
Dengan diiringi
Smart Car Jingle, Ibu Ani beserta Ibu Ingrid berkeliling halaman tengah untuk melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan anak-anak dengan fasilitas yang diberikan oleh Mobil serta motor Pintar tersebut. Ibu Ingrid menyempatkan diri untuk masuk salah satu Mobil Pintar untuk melihat koleksi buku yang berada di dalamnya.
Di penghujung acara, Ibu Ani mempersilahkan Ibu Ingrid untuk beristirahat sejenak sambil menikmati minuman serta makanan kecil tradisional Indonesia di Pendopo Gedung Dekranas. Sambil menikmati suguhan tersebut, diputarkan juga video presentasi mengenai perkembangan Mobil Pintar dan Motor Pintar di Indonesia. Dipertunjukkan juga kelompok paduan suara didikan Mobil Pintar di Cengkareng. Kelompok paduan suara yang terdiri dari 20 anak yang berumur antara 9-12 tahun tersebut menyanyikan lagu
Twinkle Twinkle Little Star dan
Anak Indonesia. Setelah itu, sebagai cinderamata, Ibu Ani memberikan video presentasi tersebut kepada Ibu Ingrid. Ibu Mufidah Jusuf Kalla juga memberikan cinderamata berupa lukisan keramik dari Bali. Anak-anak Mobil Pintar, yaitu Bani dan Lukman juga memberikan hadiah kepada Ibu Ingrid, berupa lukisan karya mereka yang berjudul "Barter".
Pukul 11.15 Ibu Ingrid beserta rombongan meninggalkan lokasi. Menurut Ibu Susiati Ma'ruf, Ibu Ingrid terkesan pada Indonesia. "Beliau berkata bahwa ingin sekali kembali ke Indonesia untuk melihat lebih banyak kerajinan tangan dan keindahan alam di Indonesia," tuturnya.
Turut hadir dalam
Ladies Programme ini antara lain Ibu Fahmi Idris, Ibu Tresna Jero Wacik, Ibu Indah Suryadharma Ali, Ibu Okke Hatta Rajasa, Ibu Fatma Saifullah Yusuf, Ibu Marcelya Hamid Awaluddin, Ibu Mira Adhyaksa Dault, Ibu Siti Zaenab Yusuf Asy'ari, Ibu Rossi Anton Apriyantono, Ibu Sri Kusmayanto Kadiman dan Ibu Wiwik Maftuh Basyuni. (mit)