Fokus

Selasa, 10 April 2007

Ibu Ani Menerima Wanita Indonesia Tanpa Tembakau

Dukung Usaha Penyelamatan Generasi Muda

 

Ibu Ani Bambang Yudhoyono menerima pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau di Istana Negara, Selasa (10/4) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Ibu Ani Bambang Yudhoyono menerima pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau di Istana Negara, Selasa (10/4) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Peduli dengan kesehatan bangsa dan generasi muda Indonesia, Ibu Ani Bambang Yudhoyono menerima para pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) yang dipimpin Ketua Umum WITT Ir. Nita Yudi, MBA di Istana Negara, Selasa (10/4) pagi. Pada saat bertemu dengan Ibu Negara, para pengurus WITT memperkenalkan organisasi anti rokok ini dengan tujuan untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya merokok.

"Setiap delapan menit, satu orang di seluruh dunia meninggal akibat merokok. Selain itu rokok adalah pintu gerbang narkoba. Nanti setelah menggunakan narkoba, mereka akan terkena HIV AIDS," jelas Nita usai diterima Ibu Negara. "Hal ini tentunya menjadi salah satu kepedulian Ibu Negara dan seluruh wanita Indonesia. Oleh karena itu kami mengajak Ibu Negara untuk ikut membantu dan memotivasi bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan sehingga kita tidak akan kehilangan generasi di masa mendatang," lanjutnya.

Nita berharap, generasi yang akan muncul di tahun-tahun mendatang adalah generasi yang sehat dan dapat membangun negara. "Suatu negara selalu dilihat dari pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Kalau kesehatannya tidak baik, maka semuanya akan sia-sia," ujar Nita kepada wartawan.

Dalam rangka Hari Kartini, WITT bekerjasama dengan Seniman Indonesia Anti Narkoba (SIAN) akan mengadakan acara Gaya Hidup Tanpa Rokok dan Tanpa Narkoba di Hotel Mulia Jakarta, 4 Mei mendatang. "Ibu Negara sangat mendukung program kegiatan WITT dan SIAN, "kata Nita. "Insya Allah bila waktunya tepat, beliau akan hadir pada tanggal 4 Mei nanti. Bila sudah mendapat dukung dari Ibu Negara, WITT akan lebih percaya diri lagi untuk berjuang. Apalagi beliau adalah seorang Ibu Negara yang selalu mejadi motivator para perempuan. Ibu Ani selalu memotivasi perempuan-perempuan Indonesia untuk bangkit, berbuat sesuatu untuk negara, baik usaha maupun kegiatan sosial karena ini adalah usaha untuk menyelamatkan generasi penerus," Nita menambahkan.

Menurut Nita, jumlah perokok di Indonesia sudah mencapai 60 juta orang dan Indonesia adalah negara pengkonsumsi rokok terbesar kelima di dunia. Sementara Jakarta adalah kota terpolusi ketiga di seluruh dunia. Dari data tahun 2002, 62 persen perokok adalah pria sedangkan di bawah 5 persen adalah wanita. "Dengan adanya Perda No 2 tahun 2005 dan Pergub No.75 Tahun 2005 dari Pemda DKI, sangat membantu untuk mengurangi polusi udara baik di dalam ruangan akibat asap rokok dan di luar ruangan akibat kendaraan bermotor," tegas Nita.

"Pemerintah mengeluarkan peraturan larangan merokok, tetapi tentu saja pemerintah tidak bisa intensif langsung turun ke jalan. Oleh karena itu, pemerintah membutuhkan bantuan kita, LSM, sehingga kita dapat membantu sebagai mitra pemerintah. WITT sudah dilantik sebagai mitra Pemda pada tanggal 23 Februari 2006 lalu, sehingga kami dapat bertugas untuk melakukan pembersihan di mal-mal, angkutan umum, dan tujuh tempat lainnya. Dalam pembersihan nanti, kami akan melakukan aksi cantik dan simpatik gaya WITT. Kita juga sudah mendapat kartu FIB yang dapat melarang dan menegur orang yang tidak merokok pada tempatnya," jelas Nita.

WITT yang sampai saat ini sudah memiliki kader berjumlah 300an orang akan melakukan kegiatan pembersihan itu pada April ini. Untuk memperluas jaringan WITT yang didominasi perempuan, WITT berencana membuka satu lagi organisasi di bawah WITT, yaitu Warga Indonesia Tanpa Tembakau. Dalam organisasi ini, seluruh masyarakat Indonesia yang anti merokok dapat bergabung.

Selain Nita Yudi, para pengurus WITT yang diterima Ibu Negara, antara lain, adalah Ketua Bidang Penyuluhan dan Pendidikan Ina Symonds, Ketua Bidang Humas Nana Krit, Ketua Bidang Organisasi Moudy L. Lintuuran, Ketua Bidang Jasa dan Keuangan Nina Ramschie, Wakil Bidang Jasa dan Keuangan, Wakil Bidang Kemitraan dan Ketua Panitia Kartini Nany Rusyamsi, Wakil Bidang Program Tuti Novi dan Ketua Umum SIAN H. Hardi. Saat menerima tamunya, Ibu Negara didampingi Ibu Murniati Widodo A.S., Ibu Okke Hatta Rajasa, dan Ibu Anita Rusdi. (osa)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang