Senin, 9 Juli 2007
Di Pontianak
Ibu Ani Dialog dengan Isteri Gubernur se Indonesia
Ibu Negara mengadakan dialog bersama para isteri Gubernur se Indonesia dan organisasi wanita se Kalbar, di Pendopo Gubernuran Kalbar, Senin (9/7) siang. (foto: cahyo/presidensby.info)
Pontianak: Di sela-sela memdampingi Presiden dalam kunjungan kerja ke Pontianak, Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, Senin (9/7) siang, melakukan dialog bersama para isteri Gubernur se Indonesia serta organisasi wanita se Kalimantan Barat, di Pendopo Gubernuran Kalbar. Dalam dialog itu dibahas berbagai hal, terutama soal bagaimana kiprah perempuan di masa depan serta masalah perdagangan perempuan dan anak yang masih marak terjadi.
Menurut Ibu Negara, perempuan Indonesia sudah sejak dahulu punya peran penting, sejak perang kemerdekaan hingga masa pembangunan saat ini. "Jadi mari kita menjadi mitra sejajar laki-laki. Mari kita mengawasi, menjadi kontrol sosial, menjadikan pemerintahan yang bersih dan bermartabat," kata Ibu Ani yang dalam dialog tersebut dipandu oleh Ibu Maya Damayanti Usman Ja''far, isteri Gubernur Kalbar.
Ibu Ani mengajak kaum perempuan untuk menyiapkan fisik, mental, serta pendidikan yang baik apabila ingin terjun ke dunia politik. Kuota 30 persen di parlemen yang diberikan belum dapat dicapai dan hanya mampu diisi sebesar 11 persen.
Soal masih maraknya perdagangan perempuan dan anak di beberapa daerah di Indonesia, Ibu Ani mengajak untuk mencegah dengan beberapa cara, misalnya melakukan
family wacth. "Dengan demikian kita bisa melihat dan merasakan yang terjadi di sekeliling kita. Mari kita juga menjadi mata dan telinga aparat untuk mencegah perdagangan perempuan dan anak," ujarnya
Dialog ini berlangsung sekitar dua jam, dihadiri lebih dari 250 peserta. Selain para isteri Gubernur, hadir pula organisasi perempuan se Kalbar seperti Dharma wanita, Tim Penggerak PKK, Persit, dan lain-lain. (win)