Selasa, 17 Juli 2007
Peringatan Hari Anak Nasional 2007
Ibu Ani bersama anak-anak pada acara Peringatan Hari Anak Nasional 2007 di Perguruan Diponegoro, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (17/7) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara Ani Yudhoyono disambut meriah oleh pelajar TK sampai SMA seluruh Jakarta, ketika hadir pada acara Peringatan Hari Anak Nasional 2007 yang diselenggarakan di Perguruan Diponegoro, Jl. Sunan Giri No.5, Rawamangun, Jakarta Timur, hari Selasa (17/7) pagi . Acara yang dihadiri sekitar kurang lebih 750 tamu undangan ini megambal tema
Anak Indonesia: Cerdas, Sehat, Kreatif, Berakhlak Mulia dan Berbudi Pekerti Luhur.
Menurut Arief Rachman, Ketua Panita, peringatan Hari Anak Nasional ini bertujuan untuk melakukan gerakan mempersiapkan generasi muda, terutama anak usia dini, untuk lebih siap menghadapi masa depan bangsa yang lebih bermartabat. "Di antaranya dengan melakukan pemberantasan buta aksara bagi anak usia dini dan masyarakat yang memiliki keterbatasan," tambahnya.
Setelah dihibur kesenian Marawis yang dibawakan oleh pelajar dari perguruan Diponegoro, Ibu Ani kemudian meninjau ke Mobil Pintar dan Motor Pintar berwarna biru yang diparkir rapih di halaman. Mobil Pintar ini merupakan sebuah program yang digagas dan diprakarsai Ibu Ani. Dengan program ini, pemerintah dapat mengenalkan pendekatan layanan pendidikan alternatif bagi anak melalui program-program kreatif dan disukai anak-anak namun dapat menjangkau masyarakat yang sulit dijangkau.
Ibu Ani dengan penuh antusias berdialog dengan anak-anak Mobil Pintar dan memberikan nasihat agar selalu mencuci tangan dan kaki sesudah bermain di tanah, agar tidak cacingan. Ibu Negara juga menyempatkan diri untuk menemani anak-anak menikmati tayangan kartun Si Kancil di salah satu Mobil Pintar tersebut.
Didampingi Arief Rachman dan Ibu Okke Hatta Rajasa, Ibu Ani kemudian melakukan peninjauan ke stand-stand yang memamerkan kemampuan siswa siswi TK sampai SMA dalam melakukan berbagai kegiatan seni. Ada yang sedang melukis, menggambar komik, bermain balok, mendongeng dan lain sebagainya. Salah satu siswi yang bernama Chaileisya Miranda dari SD Kayu Putih IX menyerahkan sebuah lukisan sketsa karikatur SBY yang sedang memegang sebuah buku dan tongkat. "Ini gambar Pak SBY yang menjadi guru. Guru kita semua," ujar Chaileisya dengan penuh semangat.
Sebagai balasan, Ibu Ani kemudian mendongeng, tentang seekor semut yang saling tolong menolong dengan seekor burung dara. "Kalian harus saling tolong menolong sesama teman di dalam kebaikan di kehidupan sehari-hari," ujar Ibu Ani mengakhiri dongengnya.
Diantara undangan, juga terdapat anak-anak jalanan. Mereka mempersembahkan dua lagu berirama gembira yang diciptakan oleh komunitas "Lampu Merah Prumpung" yang sehari-hari mengamen sambil bersekolah. Ibu Ani pun ikut berjoget bersama dengan anak-anak tersebut. Usai bersama anak-anak, Ibu Ani kemudian dialog dengan ibu-ibu orang tua murid. Dialog dilaksanakan di dalam Masjid Al-Hidayah, dihadiri sekitar 120 orang tua murid.
Sebelum meninggalkan lokasi, dilaksanakan penyerahan satu buah bus L300 untuk Mobil Pintar dan sepuluh Motor Pintar dari Direktur Utama BNI Sigit Pramono kepada Ibu Ani Bambang Yudhoyono untuk mensukseskan gerakan Mobil Pintar dan Motor Pintarnya,dilanjutkan penyerahan bantuan senilai Rp 250 juta dan penyerahan secara simbolis 2 unit komputer dan 1 set ensiklopedia pelajar oleh Ibu Ani kepada Ketua Yayasan Al Hidayah, Imam Parikesit.
Ibu Ani beserta rombongan dilepas oleh anak-anak dengan lagu "Kasih Ibu". Turut hadir mendampingi Ibu Ani antara lain Fauzi Bowo, Ibu Okke Hatta Rajasa, Ibu Murniati Widodo As serta segenap anggota Solidaritas IKIB. (mit)