Fokus

Senin, 20 Agustus 2007

Ibu Ani dan Ibu Akie Abe Kunjungi YPAC

 

Ibu Ani bersama Ibu Akie Abe, saat berkunjung ke ayasan Pendidikan Anak  Cacat (YPAC), di Jl. Hang Lekiu , Jakarta, Senin (20/8) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Ibu Ani bersama Ibu Akie Abe, saat berkunjung ke ayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC), di Jl. Hang Lekiu , Jakarta, Senin (20/8) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Kunjungan Ibu Akie Abe yang mendampingi PM Jepang Shinzo Abe ke Indonesia hari Senin (20/8) pagi disambut hangat Ibu Negara Ani Yudhoyono di Istana Merdeka. Ibu Ani bersama Ibu Akie kemudian menuju Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC), di Jl. Hang Lekiu III/19, Jakarta, untuk melihat hasil bantuan rakyat Jepang tahun 2005 sebesar 10 juta Yen yang diserahkan melalui Kedubes Jepang di Jakarta.

Pembina YPAC Muki Reksoprodjo mengemukakan bahwa tiap manusia mempunyai tanggung jawab membantu orang lain memenuhi cita-citanya. "Salah satunya adalah melayani dan membina anak-anak cacat agar masa depan mereka lebih cerah, untuk tujuan itulah, YPAC berdiri," kata Muki dalam sambutannya. YPAC memiliki fasilitas pelayanan medis, fisioterapi, hidroterapi, terapi wicara, terapi kerja, pendidikan khusus, pelatihan fisik, terapi musik dan tari, kepramukaan, kegiatan bengkel dan fasillitas lainnya yang dapat meningkatkan pengetahuan anak dan mengurangi isolasi.

Kepada tamunya Ibu Negara menjelaskan, berdasarkan undang-undang, pemerintah Indonesia memberikan hak yang sama kepada seluruh warga negara Indonesia, termasuk anak-anak penderita cacat. "Selain itu, pemerintah juga menerbitkan sebuah UU yang melindungi kepentingan penderita cacat. Pemerintah juga sudah menerbitkan peraturan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial para penderita cacat," jelas Ibu Ani.

Ibu Ani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Jepang karena telah memberikan bantuan dan perhatian kepada anak-anak cacat di Indonesia. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Jepang yang telah mencurahkan ketulusannya untuk membina dan mengurus penderita cacat," kata Ibu Ani.

Sementara itu, Ibu Akie Abe sangat terkesan pada kehangatan Ibu Ani kepada penyandang cacat dalam kunjungan kenegaraan Ibu Ani ke Tokyo, November 2006. "Kami sangat berkesan bahwa Ibu Ani menyampaikan kata-kata yang sangat hangat juga sentuhan yang hangat kepada anak cacat di Jepang dan memberikan semangat yang besar kepada semua," ungkapnya. Kehadiran pusat rehabilitasi inisangat berguna, kata Ibu Akie Abe.

Kepada para tamu istimewanya, 7 siswa siswi YPAC kemudian tampil untuk menyuguhkan ensembel lagu Jepang yang berjudul Sukiyaki dan Bengawan Solo dari Indonesia. Ibu Ani kemudian menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 50 juta kepada YPAC, yang diterima oleh Muki Reksoprodjo. Acara kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa kelas yang ada di YPAC, antara lain kelas setingkat Taman Kanak-kanak, kelas tenun, dan ruang fisioterapi. Seorang siswa YPAC, Indrayana yang sekarang berumur 24 tahun menghadiahkan lukisan bertema Pasar kepada Ibu Ani dan Akie Abe.

Usai mengunjungi ruang fisioterapi, Ibu Ani mengajak Ibu Akie Abe untuk melihat Mobil Pintar dan Motor Pintar yang diparkir di halaman YPAC. Ibu Ani menjelaskan pada Ibu Akie Abe mengenai Mobil Pintar serta perkembangannya, yang saat ini sudah tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Sebelum meninggalkan lokasi, anak-anak Mobil Pintar bersama anak-anak YPAC menyanyikan lagu Ampar-Ampar Pisang untuk para tamu. (mit)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang