Fokus

Selasa, 28 Agustus 2007

Mobil Pintar untuk Lebanon

 

Ibu Negara dan  Presiden SBY saat meninjau Mobil Pintar, hari Selasa (28/8) sore  di halaman Istana Negara. (foto: haryanto/presidensby.info)
Ibu Negara dan Presiden SBY saat meninjau Mobil Pintar, hari Selasa (28/8) sore di halaman Istana Negara. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara Ani Yudhoyono didampingi Presiden SBY, hari Selasa (28/8) sore meninjau Mobil dan Motor Pintar yang akan dikirimkan ke Lebanon, di halaman Istana Negara. Presiden dan Ibu Ani berdialog dengan para tutor dan perakit Mobil dan Motor Pintar itu. Ada dua Motor Pintar yang masih kosong, dan dua Mobil Pintar berbeda ukuran yang sudah lengkap dengan segala perlengkapannya.

Presiden dan Ibu masuk ke Mobil Pintar yang berukuran besar, duduk beberapa saat di didalamnya sambil melihat-lihat beberapa buku yang ada. Kemudian melanjutkan dialog dengan tim yang terlibat. Presiden meninggalkan tempat lebih dahulu, sedangkan Ibu Ani memberikan keterangan kepada wartawan mengenai mobil pintar ini.

"Ini ada dua Mobil Pintar yang akan dikirim ke Lebanon, dan akan dioperasikan oleh Peace Keeping Force kita di sana. Mereka sudah membuat dari bekas mobil ambulance yang sudah tidak dipakai, dibuat seperti Mobil Pintar. Kemudian dioperasikan bersama-sama dengan tim kesehatan pasukan kita yang ada di sana dan mendapat sambutan luar biasa di Lebanon yang dioperasikan oleh anak-anak," kata Ibu Ani.

"Oleh karena itu, kami siapkan dua Mobil Pintar akan dikirim secepatnya, Insya Allah pertengahan September. Jadi ini pergerakannya akan bersama-sama dengan satu Mobil Pintar, karena tujuannya pada saat orang tuanya berobat, anak-anaknya bisa belajar dan bermain, dan dapat sambutan luar biasa karena anak-anak dimanapun meski di daerah konflik, suka bermain," kata Ibu Ani lagi.

Ditambahkan, Mobil Pintar ini tidak disumbangkan ke Lebanon, tapi dioperasikan oleh pasukan kita disana. "Saya tidak tahu apakah nanti akan dibawa pulang atau akan dianjutkan oleh pasukan berikutnya yang jelas sekarang dioperasikan oleh pasukan kita di sana. Tapi untuk di Lebanon, buku-bukunya mereka yang cari sendiri karena Bahasa Arab, yang dibawakan dari sini permainan edukatif dalam Bahasa Inggris, juga mainan seperti boneka dan crayon untuk menggambar," kata Bu Ani.

"Logo Mobil Pintar akan tetap ada, tapi ditranslate dengan bahasa Arab. Tutornya tentara kita dan masyarakat di sana. Jadi pasukan kita di sana ingin memiliki nilai plus, mereka juga melakukan bakti sosial, kemudian mengadopsi apa yang ada di kita dan membuat bekas ambulan digunakan untuk itu. Saya melihat semangat yang luar biasa dari anak-anak ini, bagaimana membuat mobil bekas ambulan dipakai untuk memuat buku-buku dan permainan yang kita kirim dari sini. Jadi saya pikir kenapa tidak kita kirimkan dari sini," tambahnya.

Mengenai Mobil dan Motor Pintar sendiri, dijelaskan Ibu Ani bahwa penyebarannya sudah cukup luas. "Motor Pintar sudah sampai Papua, sekarang sedang kita kembangkan Perahu Pintar untuk daerah perairan seperti Kapuas yang sampai ke pedalaman. Kita sedang rancang bekerjasama dengan Angkatan Laut," kata Bu Ani menutup keterangannya.(nnf)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang