Fokus

Rabu, 19 September 2007

Kembangkan Batik Sebagai Sumber Ekonomi Indonesia

 

Ibu Ani dan  Ibu Mufidah JK  usai pembukaan Gelar Batik Nusantara  2007 di JCC, hari Rabu (19/9) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Ani dan Ibu Mufidah JK usai pembukaan Gelar Batik Nusantara 2007 di JCC, hari Rabu (19/9) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Sudah saatnya batik Indonesia dengan segala keindahannya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, sehingga mampu meraih pasar domestik untuk meningkatkan kesejahteraan para pengrajin maupun pengusaha batik. "Mari kita kembangkan agar kerajinan batik dapat menjadi sumber ekonomi Indonesia yang diperhitungkan dan mampu menyumbang devisa yang berarti bagi negara," kata Ibu Ani Bambang Yudhoyono, dalam sambutannya saat membuka Gelar Batik Nusantara (GBN) 2007 di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Centre, Rabu (19/9) pagi.

Untuk logo Batikmark Batik Indonesia yang pada saat bersamaan, diluncurkan Departemen Hukum dan HAM, dan didukung Departemen Perindustrian serta Yayasan Batik Indonesia, Ibu Ani berpendapat bahwa alangkah lebih baik apabila logo tersebut tidak sekedar ditempel pada produk batiknya. "Saya menganjurkan kepada pengrajin, hendaknya logo ini dapat dibordir langsung atau dicap langsung pada kainnya agar tidak mudah diganti dengan logo lain," ujar Ibu Ani. "Hal ini perlu kita lakukan agar pengrajin batik Indonesia tidak dirugikan atau dicurangi terus menerus oleh pihak-pihak tertentu," tambahnya.

"Kegunaan dan fungsi batik dari masa ke masa semakin beragam. Selain untuk acara-acara adat, batik juga digunakan sebagai busana sehari-hari, dan juga dekorasi rumah, kantor, alas kaki, dan tas," tambah Ibu Ani. Ibu Ani berpesan kepada pengrajin dan pengusaha batik untuk terus berinovasi. "Gali motif yang lama dan ciptakan motif-motif yang baru. Pilihlah bahan baku yang berkualitas dari mulai bahan samapai pada pewarnaannya," ujarnya.

Nampak hadir dalam acara tersebut antara lain Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menbudpar Jero Wacik, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmkta, dan Wagub DKI Fauzi Bowo. (osa)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang