Selasa, 30 Oktober 2007
Halal Bihalal dengan SIKIB
Ibu Negara memberi sambutan pada acara halal bihalal ibu-ibu anggota Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB)di Istana Negara, Selasa (30/10) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Untuk mempererat tali silaturrahmi antara ibu-ibu anggota Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla mengadakan acara halal bihalal di Istana Negara, Selasa (30/10) pagi. Acara halal bihalal yang sudah lama tertunda tersebut dihadiri oleh 44 undangan. Selain untuk mempererat hubungan persaudaraan, halal bihalal ini diadakan untuk melepas anggota SIKIB yang lama dan menerima anggota SIKIB yang baru.
Acara yang dikemas sederhana dan penuh kehangatan tersebut dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Dimulai dengan sambutan Ibu Negara, dilanjutkan laporan-laporan perkembangan kegiatan Dekranas, Mobil Pintar serta Mutumanikam Nusantara yang masing-masing dibacakan oleh Ibu Evi Mardiyanto, Ibu Okke Hatta Rajasa serta Ibu Herawatie Wirajuda. "Laporan mengenai perkembangan kegiatan-kegiatan SIKIB diberikan pada hari ini agar semua ibu saling tahu serta mendukung satu sama lain dalam berbagai macam kegiatan yang diadakan oleh SIKIB," ujar Ibu Ani dalam sambutannya.
Ibu Ani kemudian menjelaskan soal kepercayaan luar biasa yang diterima Indonesia untuk menjadi tuan rumah konferensi mengenai perubahan iklim di Bali, Desember mendatang. "Kaum perempuan Indonesia tidak mau ketinggalan untuk mensukseskan konferensi ini dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang semuanya mengarah pada kesuksesan kegiatan di Bali," Ibu Ani menjelaskan.
Untuk menyambut konferensi Bali tersebut, telah direncanakan berbagai kegiatan. Pada awal Desember nanti, ada gerakan penanaman pohon dari Sabang sampai Merauke oleh kaum perempuan. "Kegiatan penanaman pohon ini akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Desember pukul 08.00 WIB. Sekitar 10 juta pohon yang akan ditanam pada daerah kritis yang membutuhkan pohon. Kita bekerjasama dengan Menteri Kehutanan dan pemda-pemda," Ibu Ani menambahkan.
Usai mendengarkan laporan-laporan serta pemaparan dari Ibu Negara, Ibu Rossi Anton Apriyantono membacakan sebuah puisi yang berjudul
Puisi Untuk Teman. Puisi ini ditujukan kepada Ibu-Ibu anggota SIKIB. Puisi tersebut menceritakan tentang kuatnya sebuah tali persahabatan yang tidak akan pernah putus walau apapun yang terjadi. Acara kemudian disusul dengan pemberian kenang-kenangan oleh Ibu Widodo AS kepada mantan anggota SIKIB, antara lain Ibu Kessy Sukaesih (istri mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra), Ibu Tini Sugiharto (istri mantan Menneg BUMN Sugiharto), Ibu Sjaifullah Yusuf, serta Ibu Annissa Abdurrachman Saleh (istri mantan Jaksa Agung). "Bukan berarti kalau lepas dari SIKIB, berarti lepas tali silaturrahminya. Semua masih tetap menjadi sebuah keluarga besar yang utuh yang akan selalu saling bahu membahu," jelas Ibu Ani.
Setelah mendengarkan laporan, Ibu Ani, Ibu Mufidah JK beserta seluruh anggota SIKIB lainnya bersantap siang bersama. (mit)