Sabtu, 1 Desember 2007
Kaum Perempuan, Ayo Tanam 10 Juta Pohon
Ibu Ani menanam pohon kecapi, pada acara Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 10 juta Pohon, di Bumi Perkemahan Putera, Cibubur, Bogor, hari Sabtu (1/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Menandai dimulainya Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 10 juta pohon serentak di seluruh Indonesia, Ibu Negara hari Sabtu (1/12) pagi menanam pohon kecapi (
Sandoricum koetjapie) di Bumi Perkemahan Putera, Cibubur, Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan serentak pada waktu yang bersamaan di seluruh Indonesia, yaitu pukul 08.00 WIB, 09.00 WITA, dan pukul 10.00 WIT.
Program ini merupakan realisasi dari Deklarasi Tanam dan Pelihara Pohon yang ditandatangani oleh tujuh organisasi perempuan Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, tanggal 28 November 2007 lalu, pada acara Konferensi Kearifan Lokal Perempuan Indonesia Dalam Perubahan Iklim Global yang dihadiri lebih dari 750 tokoh perempuan Indonesia. Deklarasi dan hasil Gerakan Tanam dan Pelihara 10 Juta Pohon ini akan dilaporkan Ibu Ani dalam
side event pada UNFCCC
(United Nations Framework Conference on Climate Change) yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 3 sampai 14 Desember 2007 mendatang.
Menurut Ibu Negara, kegiatan ini merupakan wujud kongkrit perempuan Indonesia dalam rangka pengurangan dampak negatif dari perubahan iklim. "Acara ini menunjukkan pada dunia bahwa perempuan Indonesia menjadi ujung tombak dalam menjaga lingkungan dalam rangka mencegah
climate change," kata Ibu Ani di hadapan sekitar seribu undangan, kebanyakan perempuan. Diharapkan kegiatan menanam pohon ini dapat dilaksanakan setiap tahun pada bulan Desember untuk menjaga kelestarian lingkungan. "Saya juga mengajak kaum perempuan Indonesia dan seluruh warga bangsa untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian. Mari kita didik anak-anak kita untuk peduli pada lingkungan," tambahnya.
Usai memberikan sambutan, Ibu Ani menyerahkan bibit tanaman kepada Ibu Fauzi Bowo, kemudian Ibu Negara menekan tombol sirine sebagai tanda pencanangan Menanam dan Pelihara Pohon oleh Kaum Perempuan Indonesia dan melepas 170 ekor merpati, 4 diantaranya 4 merpati putih yang melambangkan perdamaian. Ibu Ani kemudian menanam pohon kecapi dan menyimainya. Dua meter di sebelahnya, Ibu Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon jamblang (
Syzgium cunini).
Turut hadir dalam gerakan Tanam dan Pelihara Pohon antara lain Menkominfo M. Nuh, Menkes Siti Fadhillah Soepari, Menkeu Sri Mulyani, Mendag Mari Elka Pangestu, Menneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, Mentan Anton Apriyantono, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Juga hadir anggota LSM, Pramuka, organisasi keagamaan, Karang Taruna, TNI, POLRI, siswa siswi dari SD-SMA, mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi.
setelah acara penanaman, dilakukan
teleconference antara Ibu Ani dengan tokoh perempuan di daerah, antara lain istri Gubernur Kalimantan Tengah, Moenartining T. Narang serta istri Gubernur Papua, Maryam S. Tokoro. Di dalam
teleconference tersebut, Ibu Negara berpesan agar pohon-pohon yang sudah ditanam hendaknya dipelihara dengan baik. (mit)