Sabtu, 1 Maret 2008
Islamic Book Fair untuk Membangun Umat
Ibu Negara memukul tifa saat membuka Islamic Book Fair 2008, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (1/3) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono hari Sabtu (1/3) pagi menghadiri acara pembukaan Islamic Book Fair 2008, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. IBF 2008 ini bertema
Ukhuwah Membangun Kemandirian Umat, menampilkan 203 stand buku dari penerbit buku, perusahaan media massa yang menyajikan sekitar 25 ribu judul buku, 5 ribu diantaranya buku baru. Selain pameran buku, juga diselenggarakan seminar,
talkshow, festival seni budaya Islam, peragaan busana Muslim, beragam lomba, diskusi ilmiah, festival nasyid, orasi ilmiah, peluncuran buku baru dan bedah buku.
Menurut Ketua Panitia IBF 2008, M. Anis Baswedan, diusungnya tema ini sebagai kesinambungan tema-tema dari enam gelaran IBF sebelumnya. Melalui kegiatan IBF diharapkan terwujudnya hubungan kian erat antara ummat Islam. "Diharapkan, melalui IBF ini hubungan erat antar Muslim kian kuat dalam hal pengembangan aspek ekonomi. Semua pihak baik penggerak perbukuan, minat baca masyarakat, dunia pendidikan, dan bisnis-bisnis berbasis syariah, diberi ruang untuk ambil bagian mewujudkan tujuan itu," kata Anis.
Dalam sambutannya, Ibu Ani berharap IBF 2008 dapat meningkatkan minat baca umat Islam serta memperluas wawasan, serta cakrawala informasi seluruh umat beragama. "Buku adalah salah satu pintu gerbang kemajuan peradaban suatu bangsa. Sebuah bangsa tidak akan unggul dan tidak memiliki daya saing tanpa gairah membaca buku. Selain itu, perlu ada keterpaduan ilmu dan agama yang akan membimbing manusia dunia akhirat. Ilmu tanpa bimbingan agama tidak mengangkat martabat kemanusiaan, bahkan cenderung memporakporandakann kehidupan. Karena itu diharapkan buku-buku yang disediakan di IBF dapat memberikan arti di dalam kehidupan umat manusia," kata Ibu Ani.
Di dalam kesempatan itu juga, Ibu Negara menitipkan dua buah
Book Drop Box. Masyarakat yang mampu diharapkan akan mengamalkan buku-buku mereka melalui program
book drop program. "Amal tidak selalu berbentuk uang atau dana. Apabila kita mengamalkan buku, maka amal kita akan terus berada selama buku itu dibaca," kata Ibu Negara.
Usai memberikan sambutan, dengan mengucapkan
Basmallah dan memukul tifa, Ibu Ani meresmikan pembukaan IBF 2008. Sebelumnya, Ketua IKAPI dan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, menandatangani MoU untuk pembiayaan dan pengembangan bisnis IKAPI Jakarta. Acara dilanjutkan dengan persembahan lagu bernuansa Islami yang dibawakan oleh kelompok Debu. Sebelum meninggalkan lokasi, Ibu Ani didampingi anggota SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) meninjau
Book Fair.(mit)