Fokus

Minggu, 23 Maret 2008

Reuni Akbar SMA 24

SBY: Tidak Baik Bila Hanya Jadi Penoton

 

Ibu Ani hari  Minggu (23/3) pagi, menghadiri acara Reuni Akbar SMA 24 Jakarta Angkatan 1967-2007,  di Auditorium PLN, Jl Trunojoyo 135 Jaksel. (foto: abror/presidensby.info)
Ibu Ani hari Minggu (23/3) pagi, menghadiri acara Reuni Akbar SMA 24 Jakarta Angkatan 1967-2007, di Auditorium PLN, Jl Trunojoyo 135 Jaksel. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Peduli memliki dimensi yang luas. Ikut berbagi dengan sesama, serta melangkah dan bekerja bersama. "Saya kira tidak baik, ketika negara sedang mengahadapi banyak persoalan dan sebagian dari kita bekerja siang dan malam, yang lain hanya menonton. Ini namanya tidak peduli," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika menghadiri Reuni Akbar SMA 24 Jakarta, di Auditorium PLN, Minggu (23/3) pagi.

Bila peduli, lanjut SBY, sesuai dengan batas kemampuan dan sesuai dengan profesi masing-masing, kita tentu harus ikut serta bersama-sama mengatasi persoalan dan memperbaiki keadaan negeri yang kita cintai ini. "Untuk anak-anak pelajar, rajinlah belajar. Saya yakin generasi yang akan datang lebih baik dari generasi kita. Kepada para guru, asuh dan bimbinglah mereka, agar tetap kreatif dan terus mengembangkan bakat dan kemampuan senaga kita nanti akan dipimpin oleh putra dan putri terbaik bangsa," tambahnya. "Saya menghargai penghargaan atas pilihan tema Alumni 24 Peduli, karena semua agama mengajarkan kita memelihara silaturahmi dan saling peduli. Pertahankan harmoni , kerukunan, dan saling berbagi. Selamat bereuni," seru SBY. (osa)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang