Fokus

Selasa, 8 April 2008

Silaturrahmi dengan Istri Kepala Daerah

"Ketika Suami Disumpah, Perhatikan Sumpahnya"

 

Ibu Negara menyampaikan pembekalan  hari Selasa (8/4) pagi pada acara silaturahmi dengan para istri bupati, walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota, di Istana Merdeka. (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Negara menyampaikan pembekalan hari Selasa (8/4) pagi pada acara silaturahmi dengan para istri bupati, walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota, di Istana Merdeka. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, hari Selasa (8/4) pagi bersilaturahmi dengan para istri bupati, walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota, di Istana Merdeka. Mereka ke Jakarta menyertai suami mereka yang sedang menghadiri Forum Konsolidasi Pimpinan Pemerintah Daerah, di Lemhanas. Acara silaturahmi yang dihadiri sekitar 100 orang ini berlangung akrab dan penuh kehangatan.

Acara dimulai dengan laporan dari Ibu Nani Muladi, yang berharap agar Ibu Ani berbagi wawasan dan pengalaman mengenai tanggung jawab ibu-ibu sebagai pembina putra-putri, pembina rumah tangga dan organisasi, sejalan dengan pengembangan karir suami sebagai unsur pimpinan pemerintahan daerah.

Saat menyampaikan sambutan, Ibu Ani mengatakan bahwa para undangan yang hadir adalah istri dari pemimpin daerah masing-masing yang dipilih oleh rakyat. Karena itu diharapkan para istri mampu menjaga suami dalam melaksanakan tanggung jawabnya. "Ketika disumpah pada saat pelantikan, perhatikan sumpahnya dan pegang teguh sumpahnya. Kita tidak boleh membedakan masyarakatnya sendiri. Ibu-ibu harus mampu menjadi pelindung atau pengayom dari seluruh rakyat, tanpa membedakan golongan dan tanpa keberpihakan, kecuali hanya berpihak kepada kebenaran hakiki yang bersifat universal," kata Ibu Ani.

Ibu Ani juga berpesan agar Mobil dan Motor Pintar dipelihara supaya semakin banyak anak-anak bisa menikmati perpustakaan keliling ini. "Anak-anak jangan dipungut biaya untuk menggunakan fasilitas Mobil dan Motor Pintar, untuk mempermudah mereka belajar dan menjadi pintar. Anak-anak adalah asset bangsa. Mereka adalah generasi muda yang kelak memimpin bangsa. Oleh karena itu, mari kita berikan yang terbaik untuk mereka," tambahnya.

Ibu Negara juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menanggulangi Climate Change. Menurut Ibu Ani, kegiatan menanam pohon merupakan wujud konkrit perempuan Indonesia dalam rangka pengurangan dampak negatif dari perubahan iklim. "Kita harus menunjukkan pada dunia bahwa perempuan Indonesia menjadi ujung tombak dalam menjaga lingkungan dalam rangka mencegah climate change," kata Ibu Ani. Dengan menanam pohon, kita dapat menjaga kelestarian lingkungan. "Saya juga mengajak kaum perempuan Indonesia dan seluruh warga bangsa untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian. Mari kita didik anak-anak kita untuk peduli pada lingkungan," tambahnya.

Ibu Ani, Selaku pribadi maupun sebagai Ibu Negara, sangat mendukung program Wajib Belajar 9 Tahun untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. "Saya mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung pemerintah dengan program-programnya. Mari kita laksanakan wajib belajar 9 tahun dan pemberantasan buta aksara dengan sungguh-sungguh," seru Ibu Ani. "Hal ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing bangsa. Pada era globalisasi, dibutuhkan generasi muda yang berpendidikan, berteknologi tinggi dan berakhlak mulia," jelasnya.

Setelah memberikan seluruh pembekalan, acara dilanjutkan dengan dialog yang dipandu oleh Istri Bupati Tapanuli Selatan, Ibu Mariana Ompu Hasibuan. Banyak sekali yang melakukan tanya jawab dengan Ibu Negara mengenai Mobil Pintar, peningkatan PKK dan lain-lainnya. Usai mengikuti serangkaian acara, Ibu Ani menjamu seluruh tamu undangan yang ada dengan jajanan tradisional khas Indonesia. (mit)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang