


Jumat, 25 April 2008
Tanah Bumbu : Mutmainnah (8 tahun), siswi kelas dua Sekolah Dasar No1 Batu Licin, membacakan puisi khusus buat Ibu Ani Yudhoyono. Judulnya Pelita. Puisi ini ditulis Salmah Nani, asisten Tutor Rumah Pintar Batu Licin. Mutmainnah membawakan puisi ini saat Presiden SBY dan Ibu Ani meninjau sekaligus meresmikan Rumah Pintar di Batu Licin, Tanah Bambu, Kalimantan Selatan, Jumat (25/4) siang. , dalam kunjungan kerjanya selama dua hari di Tanah Bambu, Kalimantan Selatan.
Pelita
Pelita telah datang
Kau nyalakan untuk kami
Dalam remang , dalam gelap
Ibu..
Rumah Pintar adalah gagasanmu
Bentuk keprihatinanmu kepada kami
Penuntun jalan melewati titian
Untuk menggapai masa depan
Ibu..
Kini telah hilang deritaku
Kini telah sirna kesedihanku
Karena kau telah berpijak ke tanah kami
Tanah bumbu bumi bersujud
Ibu Negaraku yang tercinta
Hj. Ani Susilo Bambang Yudhoyono
Bunga hatiku, matahari bangsaku.
Mutmainnah membacakan puisi ini dengan penuh penghayatan, membuat Presiden SBY dan Ibu Ani , beserta rombongan sempat tertegun sejenak hingga usai Mutmainnah membacakan puisinya. ” Puisinya bagus, kalau besar mau jadi apa,” tanya Ibu Ani. ” Jadi Dokter,” jawab Mutmainnah. Para undangan dan rombongan memberikan aplaus panjang. Sebelum meninggalkan Rumah Pintar, Ibu Ani menyerahkan bantuan antara lain ensiklopedia anak, 2 unit komputer, satu set TV lengkap dengan DVD playernya, buku dan beberapa bantuan lain.(win)
