Fokus

Rabu, 30 April 2008

Ibu Negara Hadiri Malam Kasih Persit Kartika Chandra

Jangan Pernah Memberatkan Tugas Suami

 

Jakarta: Ibu Negara Ani Yudhoyono semakin mempererat tali persaudaraan dengan istri-istri prajurit, dengan kehadirannya di Malam Kasih Persit (Persatuan Istri Prajurit) Kartika Chandra Kirana, di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Rabu (30/4) pukul 19.15 WIB. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 500 tamu undangan ini merupakan perwujudan kepedulian Persit terhadap keluarga besar TNI AD dalam menjalankan tugasnya yang mulia.

Di dalam acara tersebut, salah satu anak prajurit yang bernama Ajeng, membawakan lagu berjudul Bunda. Lagu tersebut dipersembahkan kepada seluruh istri prajurit yang hadir. Setelah itu, Ajeng menyerahkan karangan bunga serta buku berjudul Terima Kasih Ibu kepada Ibu Negara dan perwakilan sesepuh Persit, yaitu Ibu AH Nasution sebagai tanda terima kasih atas segala perjuangannya dalam membimbing Persit dengan penuh komitmen dan tak kenal lelah.

Setelah itu, dalam acara yang bertemakan "Dengan Semangat Kartini untuk Menjaga Pertiwi", dipertunjukkan beberapa kebolehan anggota Persit. Antara lain, atraksi Rampak Bedug dari Kopassus yang diiringi tarian Ibu Persit Kartika Chandra Kirana, atraksi Rampak Gendang dan tari Saman dari Akmil serta tarian kolaborasi Taruna Akmil dan Kopassus.

Sebagai ucapan terima kasih kepada seluruh anggota TNI, Ibu Ani memberikan bantuan kepada prajurit yang cacat karena tugas dan keluarganya yang sakit, kemudian diserahkan juga bantuan berupa peralatan medik kepada Rumah Sakit Angkatan Darat Tingkat IV dan bantuan berupa kursi roda kepada UGD Rumah Sakit tingkat IV.

Banyak sekali pengalaman berharga didapat Ibu Ani ketika masih aktif menjabat di dalam organisasi Persit. "Persit telah memberikan saya bekal, wawasan yg cukup besar. Pegalaman itu tidak akan mungkin dilupakan dan berguna bagi saya dalam mendampingi presiden. Saya sungguh berterima kasih kepada Persit yang telah mendidik saya," kata Ibu Ani.

Ibu Negara berharap bahwa seluruh anggota Persit dapat mendorong suaminya dalam bekerja dimanapun mereka berada. "Di sinilah peran nyata yang harus ditunjukkan istri prajurit. Jangan pernah memberatkan tugas suami, karena mereka bertugas untuk membela negara," jelas Ibu Ani.

Seringnya istri prajurit ditinggal tugas oleh suami, mengharuskan istri-istri para prajurit lebih kreatif untuk mengatur manajemen keluarga dan mendidik anaknya. "Pengalaman saya waktu ditinggal suami ke Timor Timur membuat saya menjadi tegar dalam mendidik anak dan menjaga manajemen keluarga. Mari kita buktikan anak tentara adalah anak yang mandiri, memiliki disiplin yang tinggi dan tidak mengkonsumsi narkoba," Ibu Ani menuturkan.

Pada acara yang digelar masih dalam rangka HUT ke-62 Persit dan Hari Kartini ini, seluruh tamu undangan dijamu makanan tradisional Indonesia, yaitu Asinan Jakarta dan Nasi Tumpeng. Sambil menikmati hidangan, seluruh tamu dihibur oleh orkestra musik klasik harpa dan biola yang dimainkan oleh anak-anak anggota Persit yang masih muda belia.

Turut hadir mendampingi Ibu Negara, antara lain, Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu Widodo AS. (mit)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang