Jumat, 30 Mei 2008
Hari Tanpa Tembakau Sedunia
"Bapak SBY dan Ibu Ani Juga Tak Merokok"
Ibu Ani bersama anak-anak pada peringatan Hari TanpaTembakau Sedunia, di Istana Negara, Jumat (30/5) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Selaku Ibu Negara dan pribadi, Ibu Ani Bambang Yudhoyono menghimbau seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya asap rokok. "Marilah kita ciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok, sehingga anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang berkualitas," tegas Ibu Ani dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Istana Negara, Jumat (30/5) pagi.
]
"Berdasarkan laporan dari Departemen Kesehatan, saat ini cukup banyak anak-anak Indonesia yang hidup serumah dengan orangtua atau saudaranya yang merokok. Sebagai perokok pasif, anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang banyak asap rokok memiliki resiko penyakit yang sama dengan perokok yang aktif. Karena itu penting bagi orang tua yang perokok untuk memulai kebiasaan merokok. Perilaku anak memang sering kali mencontoh kebiasaan orang tuanya," lanjutnya.
Merokok sejak dini dapat menimbulkan kebiasaan yang sulit dihentikan. Merokok dan dampak dari asap rokok itu sebenarnya dapat dicegah apabila kita serius untuk menanganinya. "Kepada anak-anak Indonesia, saya berharap untuk tidak terpengaruh dan tidak tergoda dengan ajakan merokok dari orang-orang yang mengatakan bahwa merokok adalah gaya hidup modern, merokok adalah
macho, dengan merokok mudah mendapatkan inspirasi, itu hanya bohong belaka," ujar Ibu Ani disambut tepuk tangan para hadirin.
"Jangan tergoda dengan bujuk rayu seperti itu. Kalian semua harus membentengi diri kalian dengan iman yang kuat, dan bisa serta berani untuk mengatakan tidak kepada setiap orang yang membujuk untuk memulai merokok. Bapak Presiden dan Ibu Ani juga tidak merokok," tambahnya.
"Bagi yang sudah terlanjur merokok, maka stop merokok sekarang juga. Yakinlah dengan tidak merokok hidup kita akan lebih baik, hidup akan lebih sehat. Dengan berhenti merokok kemungkinan usia kita akan lebih panjang lagi sehingga kita mempunyai cukup waktu untuk berbuat baik bagi bangsa dan negeri ini," sambung Ibu Ani. (osa)