Senin, 1 Desember 2008
Dari Gelanggang Samudera, Ancol
Ibu Negara Memulai Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon
Ibu Negara didampingi Ibu Mufidah JK, meresmikan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon, di Gelanggang Samudera, Ancol, Jakarta, hari Senin (1/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Tepat pukul 08.00 WIB hari Senin (1/12) di Gelanggang Samudera, Ancol, Ibu Ani Bambang Yudhoyono menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon. Selanjutnya Ibu Ani didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla melakukan penananam pohon, dikuti secara serentak oleh kaum perempuan di seluruh Indonesia. Tahun 2008 ini Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon mengambil tema
Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga.
Ibu Ani menanam pohon sukun atau
bread fruit yang merupakan tanaman prioritas yang ditanam tahun 2008 selain pohon kelapa dan pohon produktif lainnya. Sementara Ibu Mufidah menanam pohon kelapa hybrida. Selain menanam pohon, Ibu Ani juga menyebarkan 15 ribu benih ikan bandeng (ukuran glondongan). Para undangan yang hadir ikut melakukan penanaman pohon dan penyebaran benih ikan. Pohon yang ditanam antara lain, pohon menteng, bisbul, buni, kecapi, sawo duren, ceremai, asem jawa, dan kemang.
Ketua Panitia Pelaksana Any Freddy Numberi melaporkan bahwa Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon 2008 merupakan kegiatan lanjutan dari tahun 2007 yang didukung secara penuh tujuh organisasi perempuan yaitu SIKIB, Kowani, Dharma Wanita Persatuan, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, PKK dan APPB. "Tanaman prioritas yang ditanam tahun 2008 adalah pohon sukun dan kelapa," jelas Any.
"Selain dua tanaman tersebut, terkait dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kesehatan keluarga disarankan untuk menanam jenis-jenis tanaman produktif serta menggali keanekaragaman tanaman lokal, tanaman buah-buahan, tanaman yang berkhasiat untuk obat. Penanaman pohon itu dirangkai juga dengan penebaran berbagai jenis ikan tawar, jenis ikan lokal serta rumput laut," tambahnya.
Ibu Ani mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya bersama seluruh perempuan di seluruh pelosok tanah air dari Sabang sampai Merauke, dapat menanam dan memelihara pohon serta menabur benih ikan untuk menyelamatkan bumi Indonesia serta menuju ketahanan pangan keluarga demi anak cucu. "Tanggal 1 Desember 2007 lalu kaum perempuan Indonesia telah bersama-sama melakukan tanam dan pelihara 10 juta pohon sebagai komitmen dan tindakan nyata guna menyelamatkan bumi," kata Ibu Ani.
"Dari 10 juta pohon yang kita targetkan, ternyata hasilnya mencapai 15 juta pohon produktif dan pohon keras lainnya.
Alhamdulillah, kesungguhan kita juga telah mendapatkan pengakuan dan mendapat penghargaan dari
United Nations of Environment Program berupa
Certificate of Global Leadership yang diberikan kepada Ibu Negara RI mewakili perempuan Indonesia," Ibu Ani menerangkan disambut tepuk tangan undangan.
Sebelumnya, untuk menunggu tepat pukul 08.00 WIB, duta lingkungan hidup musikus Nugie menghibur para undangan dengan persembahan lagu
Dunia Berbagilah yang mengisahkan tentang kecintaan terhadap lingkungan.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Mendagri Mardiyanto, Mentan Anton Apriyantono, Menhut M.S. Kaban, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan tujuh organisasi perempuan yang memotori Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon. Usai melakukan penanaman pohon dan penyebaran benih, Ibu Ani meninjau Rumah Pintar Gelanggang Samudera yang telah diresmikan Ketua SIKIB Murniati Widodo A.S. pada 4 Mei 2008 lalu. (osa)