Kamis, 16 April 2009
Ibu Ani Menerima Panitia Gebyar Adi Kriya Sulam Indonesia
Ibu Ani foto bersama panitia Gebyar Adi Kriya Sulam Indonesia, di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jabar, hari Kamis (16/4) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Cikeas: Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, Kamis (16/4) pagi, menerima panitia Gebyar Adi Kriya Sulam Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Sulam Indonesia, Triesna Wacik, di kediaman pribadinya Puri Cikeas Indah, Bogor. Mereka mengundang Ibu Ani untuk membuka pameran Gebyar Adikarya Sulam Indonesia.
Pameran Gebyar Adikarya Sulam Indonesia, yang bertemakan `Produk Kreatif Masa Kini dan Masa Datang`, akan dilangsungkan pada 24 April hingga 28 April 2009 di Museum Nasional Jakarta. Acara ini diharapkan selain dapat membangkitkan semangat masyarakat Indonesia kembali menekuni seni sulam, juga untuk menyukseskan tahun 2009 sebagai Tahun Kreasi Budaya. "Karena itu segala sesuatu berkait dengan upaya membangkitkan semangat masyarakat untuk menekuni seni sulam telah dirancang sejak jauh-jauh hari. Kami juga mengundang sejumlah perajin sulam unggulan dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia," ujar Triesna Wacik, usai diterima Ibu Negara.
Ketua Umum Yayasan Sulam Indonesia juga mengatakan bahwa kriya sulam seperti kain sulam, renda, manik-manik, kain bordir, dan seni sulam lainnya sudah lama tumbuh dan berkembang di berbagai daerah di tanah air. Namun keberadaan seni kreatif ini belum sepopuler dibanding kain batik dan tenun songket yang sudah dikenal luas hingga ke mancanegara.
Selain pameran, juga diadakan lomba sulam yang diikuti sekitar 200 peserta kalangan perajin, kolektor, dan pelajar dari berbagai daerah di tanah air,
workshop dan pelatihan, bazaar, serta
fashion show busana sulam dan produk turunannya. Beberapa produk unggulan seni kriya sulam dan produk turunnya dari para perajin dan kolektor dari berbagai daerah dan mancanegara seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam akan dipamerkan dalam acara itu. (mit)