Fokus

Senin, 6 Juli 2009

Ibu Negara: Mutumanikam Nusantara Agar Dibentuk di Daerah

 

Ibu Negara melakukan penanaman inti mutiara di Pantai Senggigi, Lombok, NTB, hari Senin (6/7) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Negara melakukan penanaman inti mutiara di Pantai Senggigi, Lombok, NTB, hari Senin (6/7) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Mataram: Mutumanikam Nusantara yang dibina Ibu Negara memang berdiri belum terlalu lama, tetapi berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mengembangkan kreatifitas para pengrajin maupun memamerkan hasil karya pengrajin, baik didalam negeri maupun diluar negeri

Demikian dikatakan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat berdialog dengan para pengrajin Mutiara, di Pantai Senggigi, Lombok, NTB, hari Senin (6/7) siang. Mengenai pertanyaan seorang pengrajin apakah Mutumanikam Nusantara dapat dibentuk di NTB agar hasil karya pengrajin NTB semakin baik dan berkembang, Ibu Negara menjawab, memang ide awal pembentukan Mutumanikan Nusantara pada tahun 2007 dalah untuk membina para pengrajin, di manapun mereka berada. "Pada waktu itu ide awalnya saya melihat begitu banyak potensi, baik itu perak, emas, tembaga, kemudian juga batu-batuan yang ada di Kalimantan maupun di Pacitan dan daerah lain, termasuk mutiara yang ada di Lombok," kata Ibu Ani

Menurut Ibu Ani, Mutumanikam Nusantara, artinya perhiasan-perhiasan nusantara. "Walaupun baru berumur dua tahun kami sudah mengadakan berbagai pameran baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sebagai ajang pameran sekaligus juga menjual hasil karyanya. Kita juga telah melakukan pelatihan di Yogyakarta, Jambi dan di daerah-daerah lainnya, untuk membangkitkan kembali agar pengrajin meningkatkan kreativitas lebih baik lagi dengan mengundang ahlinya," jelas Ibu Ani.

"Alhamdulillah kita telah dirikan tempat pelatihan di daerah Cariung, Bogor. Yang diminta dan disusulkan tadi, saya akan sampaikan ke koordinator Mutumanikanm, Ibu Hassan Wirajuda, agar dapat dibentuk DPD Mutumanikam di daerah, sekalgus melakukan pelatihan di sini utamanya tentang mutiara," kata Ibu Ani. (win)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang