Kamis, 25 Maret 2010
Ibu Negara:
Tidak Usah Takut Mengajukan KUR
Ibu Ani saat menyampaikan sambutan peresmian Rumah Pintar Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)
Cikeas: Ibu Ani Bambang Yudhoyono meminta agar bank-bank pemerintah yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) membantu dan melakukan sosialisasi secara jelas kepada masyarakat. Banyak usaha rakyat yang mestinya bisa berkembang jika saja persoalan modal bisa diatasi. Ibu Ani mengatakan hal ini dalam sambutan pembukaan Rumah Pintar Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3) pagi.
"Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan pada masyarakat luas, bahwa permodalan bisa diperoleh dengan cara patungan masyarakat itu sendiri atau mengajukan KUR," kata Ibu Ani. KUR bisa didapatkan dari bank-bank pemerintah, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin.
Ibu Ani menyadari, ada banyak perajin kecil atau usaha rakyat yang tidak tahu atau tidak berani mengajukan KUR semata karena kurang pengetahuan mengenai hal itu. Ibu Ani kemudian memanggil Ibu Enjah, seorang perajin jamur tiram, yang hadir pada acara itu. "Bu Enjah... saya perkenalkan di sini.
Enggak usah takut lagi," ujar Ibu Ani.
Bu Enjah berpatungan dengan teman-temannya membudidayakan jamur tiram. Mereka ingin mengembangkan usahanya, tapi tidak tahu cara mendapatkan modal dan takut berhubungan dengan bank. Ibu Ani kemudian meminta Kepala BRI Unit Cikeas yang kebetulan juga hadir untuk menjembatani kebutuhan usaha rakyat seperti Bu Enjah dan teman-temannyai. "Bapak, saya mohon sekali, bapak bisa menjelaskan kepada masyarakat Cikeas bagaimana cara pengajuan Kredit Usaha Rakyat," kata Ibu Ani. Ibu Negara mengimbau bahwa sosialisasi KUR ini bisa dilakukan melalui Rumah Pintar. (arc)
Link Terkait: