Kembali Ibu Ani mengajak masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk melakukan gerakan tanam pohon. Gerakan ini akan dimulai pada 1 Desember 2008. "Bila tahun lalu gerakan perempuan menanam pohon dikaitkan dengan perubahan iklim, tahun ini penanaman pohon kita kaitkan untuk memperkuat ketahanan pangan," kata Ibu Ani, saat bersilaturahmi dengan SIKIB, Ria Pembangunan, dan perwakilan organisasi perempuan lainnya di Istana Negara, Rabu (29/10) pagi.
Tanaman pangan yang bisa ditanam, antara lain, pohon Sukun dan Kelapa, disamping tanaman keras lainnya. Gerakan ini sebetulnya tak terbatas pada 1 Desember. Ibu Ani juga mengajak menanam satu pohon bagi setiap kelahiran bayi. Bisa dibayangkan efeknya jika gerakan simpatik ini terwujud. Indonesia bukan saja akan menjadi hijau, tidak polutif, tapi juga mengurangi kemungkinan longsordan banjir. Pohon yang ditanam juga bisa membantu mewujudkan upaya membangun ketahanan pangan.
Selain tanam pohon, Ibu Negara juga mengajak masyarakat menabur benih ikan di kolam-kolam yang ada di sekitar mereka.
Keterangan foto: Ibu Ani saat menyampaikan ajakan melakukan gerakan tanam pohon pangan pada 1 Desember 2008, saat silaturahmi dengan SIKIB, Ria Pembangunan, dan perwakilan organisasi perempuan lainnya di Istana Negara, Rabu (29/10) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
|