Ibu Ani, hari Kamis (12/1) malam mendampingi Presiden SBY menggelar audiensi dengan kelompok pembatik dari Ngadirojo, Pacitan, di Pendopo Kantor Bupati Pacitan. Dalam kesempatan tersebut Ibu Ani berbicara mengenai pentingnya proses regenerasi pengrajin batik di Indonesia. Ibu Ani juga sempat meninjau gerai batik hasil para pembatik Ngadirojo yang ditampilkan di teras Pendopo Kantor Bupati Pacitan.
"Para pembatik sekarang ini sudah mulai senior atau sudah mulai tua-tua. Oleh karena itu, diperlukan betul-betul regenerasi seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden. Menurut saya, regenerasi yang pailng baik adalah kalau di sekolah-sekolah itu mulai diajarkan. Jadi, itu menjadi mungkin mata pelajaran, barangkali ekstrakulikuler. Kemudian juga, suatu saat nanti, diadakan lomba-lomba, sehingga akan membuat minat dari anak-anak untuk membatik lebih banyak lagi. Jadi, lomba itu merangsang anak-anak," kata Ibu Negara.
Kemudian Ibu Ani memberi contoh yang dilakukan di Cirebon dan Pekalongan, di sana juga anak-anak diajarkan untuk membatik. "Betul-betul mulai dari mendesainnya, kemudian sampai kepada proses bagaimana anak itu menghasilkan selembar batik. Ini yang saya lihat. Anak umur mulai dari kelas 3 sampai kelas 5 SD, sudah melukis atau menggambar motif batik tanpa pola sama sekali, sudah dengan gampang saja. Itu yang saya saksikan, sehingga kalau ini barangkali diterapkan kepada anak-anak Pacitan,insyaAllah, saya pikir regenerasi itu pasti akan ada dan terus," tambahnya.
Keterangan foto:Presiden SBY dan Ibu Ani mengamati batik-batik hasil kelompok pembatik Ngadirojo, usai audiensi di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jatim, Kamis (12/1) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
|