Berita Utama
Selasa, 7 Februari 2012, 14:58:37 WIB
Menerima CEO Sumitomo Corporation
Presiden SBY menerima kunjungan President dan CEO Sumitomo Corporation Susumu Kato di Kantor Presiden, Selasa (7/2) pukul 14.30 WIB. Presiden berharap kedatangan Kato makin menguatkan investasi Sumitomo Corp. di Indonesia. Investasi Sumitomo di Indonesia mencapai 5 miliar dolar AS dan mereka akan mengembangkan investasinya di bidang energi.
Selasa, 7 Februari 2012, 12:42:51 WIB
Ketahanan Pangan Merupakan Agenda Nasional
Kasus kekurangan pangan dan gizi masih terjadi di tanah air. Oleh karena itu, Presiden memberikan empat langkah praktis guna mengatasi masalah ketahanan pangan. Pertama, jadikan ketahanan pangan sebagai prioritas dan agenda nasional melalui program-program prorakyat, kata Presiden SBY saat membuka Seminar dan Pameran Ketahanan Pangan 2012 di JCC, Selasa (7/2) siang. Selasa, 7 Februari 2012, 12:15:05 WIB
SBY Buka Jakarta Food Security Summit 2012
Presiden SBY, Selasa (7/2) pukul 10.30 WIB, membuka Seminar dan Pameran Pangan Nasional 'Jakarta Food Security Summit: Feed Indonesia, Feed the World 2012' di JCC. Acara ini diselenggarakan oleh Kadin. Presiden mengajak dunia usaha, lembaga riset, komunitas petani, dan masyarakat luas untuk berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan.
Senin, 6 Februari 2012, 21:49:00 WIB
Presiden Ajak Masyarakat Kembali ke Jati Diri Bangsa yang Mulia
Presiden SBY mengajak masyarakat untuk kembali menunjukkan jati diri dan ahlak bangsa yang mulia, meredam ego, dan menjauhkan iri, dengki, dan fitnah. Sebaliknya, Presiden mengajak agar semua bergandengan tangan dan meningkatkan toleransi. Presiden menyampaikan hal ini pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H di Istana Negara, Senin (6/2) malam. Senin, 6 Februari 2012, 21:25:01 WIB
Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Istana
Islam Menghormati Sesama Warga Bangsa
Setelah Minggu (5/2) pagi kemarin menghadiri dzikir dan doa untuk bangsa di Silang Monas, Senin (6/2) malam ini Presiden SBY mengadakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1433 H di Istana Negara. Islam menjunjung tinggi pengakuan dan penghormatan sesama warga bangsa tanpa membedakan ras, warna kulit, bahasa, agama, suku, serta posisi politik, kata Presiden dalam sambutannya. 


