Berita Utama

Presiden Pimpin Upacara Pemakaman Sudharmono, S.H

Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bertindak sebagai pemimpin upacara pemakaman jenazah Letnan Jenderal (Pur) H.Raden Sudharmono,SH, mantan Wakil Presiden R.I periode 1988 – 1993, di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata Jakarta, Kamis (26/1). Sudharmono,SH meninggal Rabu (25/1) pukul 19.40 Wib setelah beberapa hari dirawat di MMC Kuningan, Jakarta.


Menurut juru bicara presiden, Andi Mallarangeng, sebenarnya presiden masih mempunyai acara di Bali, tapi kemudian diputuskan untuk segera kembali ke Jakarta agar dapat mengikuti upacara pemakaman Sudharmono. Sebelumnya , Rabu malam, Presiden atas nama negara, pemerintah, dan keluarga, telah menyampaikan ucapan belasungkawa kepada salah satu putra almarhum, Tantyo Sudharmono.

Jenasah H.R.Sudharmono,SH. tiba di Taman Makam Pahlawan Kalibata, pukul 10.50 Wib, disambut Presiden didampingi Ibu Negara. Suasana haru dan penuh khidmat mengiringi pemakaman jenasah Sudharmono, yang dilakukan dengan upacara militer. Ratusan pelayat mengikuti pemakaman, termasuk beberapa mantan pejabat seperti Mantan Wapres Tri Sutrisno, Cosmos Batubara, Tarmizi Taher, Akbar Tanjung, Ketua DPR Agung Laksono, Wakil Ketua DPD A.M.Fatwa. Ginanjar Kartasasmita, serta seluruh Pejabat Tinggi TNI dan Polri.

Tepat pukul 11. 15.wib, jenasah diturunkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo. Sebelumnya pembacaan apel persada dibacakan Presiden selaku inspektur upacara. Selanjutnya Presiden juga mendapatkan kehormatan pertama untuk menutup liang lahat. Sebelum liang lahat ditutup, salah seorang cucu almarhum mengumandangkan Azan untuk kakeknya.

Presiden dalam sambutannya antara lain mengatakan, sebagai umat beragama kita tentunya harus menerima kepergian almarhum. Karena itu sudah merupakan keputusan dari Allah.S.W.T. “Mari kita beri maaf pada almarhum jika semasa hidupnya ada kekhilafan yang dilakukan, semoga arwah almarhum mendapat tempat di sisi Allah.S.W.T,” kata Presiden. “Kita kehilangan seorang putra terbaik bangsa, yang memegang teguh prinsip. Mari kita meneladani beliau, yang telah mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan Negara” kata Presiden. (win)