Berita Utama

Di Batam, Presiden Minta Petugas Bea Cukai Tidak Tergoda Tawaran Penyelundup

Batam: “Pak Presiden, Pak SBY ... Pak SBY!," teriak para karyawan yang bekerja di kawasan Industri Batamindo, Batam, Kamis (2/2), saat menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara di kawasan industri terbesar dan tertua di Batam itu. Meskipun kunjungan Presiden ke kawasan industri Batamindo ini terbilang cukup mendadak, namun antusias karyawan sangat besar. Mereka berdesak-desakan sambil beteriak di tepi jalan untuk menyambut rombongan.

Presiden dan Ibu Negara dengan senyuman khasnya segera membalas lambaian tangan mereka. Bahkan selama melewati kawasan Batamindo, Presiden tidak segan-segan membuka kaca mobilnya untuk merespon antusiame masyarakat. Didampingi oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah beserta istri, Presiden dan Ibu Negara mengunjungi Ciba Vision salah satu industri di Batamindo yang memproduksi lensa kontak.

Sekitar 45 menit rombongan Presiden mendapat penjelasan dari pimpinan Ciba Vision, yang menampung sekitar 6500 orang karyawan itu. Rombongan kemudian meneruskan perlajanan ke Pelabuhan Kontainer Batuampar. Di Pelabuhan Presiden menyempatkan diri berbincang-bincang dengan petugas Bea dan Cukai seputar kondisi pelabuhan dan pengawasan Bea dan Cukai. Kepada para petugas Bea dan Cukai Presiden berpesan agar mereka tidak tergoda pada berbagai tawaran dari para penyelundup dan pihak lain yang melakukan tindakan melanggar hukum.

Sekitar pukul 18.00 WIB rombongan Presiden bergerak menuju ke Hotel Novotel, tempat Presiden beserta Ibu Ani menginap selama berada di Batam, sekaligus sebagai tempat berlangsungnya Rapat Kerja Pemantapan Penyelenggaraan Pemerintahan Wilayah Barat tahun 2006. (osa)