Berita Utama
Jumat, 10 Februari 2006, 23:50:53 WIB
Presiden pada Gala Dinner A1 GP
Presiden Bangga Indonesia Jadi Penyelenggara
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat mendukung diadakannnya event Internasional A1 Grand Prix Championship di Sirkuit Sentul 12 Februari 2006, karena pada even ini setiap pembalap tidak hanya mewakili diri mereka sendiri, tetapi juga negaranya. Demikian dikatakan Presiden dalam sambutan berbahasa Inggris pada acara Gala Dinner A1 Grand Prix of Nations, Indonesia, di Ruang, Cendrawasih, Jakarta Convention Centre, Jumat (10/2) malam.Pada sambutannya Presiden juga menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Indonesia menjadi salah satu penyelenggara even motor sport berskala internasional ini. Presiden berharap even ini selain untuk berkompetisi juga sekaligus dapat menjalin persaudaraan dan pertemanan antar negara.
Presiden juga mengingatkan para peserta dan hadirin yang datang dari berbagai negara untuk tak lupa menikmati kebudayaan Indonesia dalam kunjungan mereka ini.. “ But I do also reminds you not to forget, the excitement of exploring our culture, citizen’s hospitality and friendship. Please also take sometime to learn about Indonesia. To taste our food, and to enjoy our scenery. And if you do not have the time, do comeback again, someday and you will be warmly welcome by us, “ kata Presiden
Menutup sambutannya Presiden mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, dan tak lupa menyatakan kesediaan beliau beserta Ibu Negara untuk menyaksikan langsung even ini di Sirkuit Sentul pada hari Minggu lusa.
A1 Grand Prix Championship ini telah berlangsung selama 7 bulan dan 12 putaran individual dan diikuti oleh 25 negara. Yaitu Perancis, Inggris, Belanda, Irlandia, Italia, Jerman, Mexico, Brazil, Jepang, Switzerland, Pakistan. Czech Republik, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Malaysia, Kanada, India, Indonesia, Cina, Selandia Baru, Portugal, Australia, Rusia, Austria, dan Lebanon. Penyelenggaraan even ini di Indonesia merupakan putaran kedelapan sesi pertama. Dua negara absen dalam putaran ini, yaitu Pakistan dan Rusia. ( nnf )



