Berita Utama

SBY Undang Menteri Bidang Perekonomian

Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (16/2) sore mengundang beberapa menterinya untuk datang ke Kantor Kepresidenan. Mereka adalah Menko Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, Menteri BUMN Sugiharto, Gubernur Bank Indonesia Burhanudin Abdullah, Ketua BKPM M.Luthfi dan serta Ketua Kadin M.Hidayat, guna tukar pikiran secara terbuka tentang perekonomian Indonesia ke depan.

Kata Boediono, dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam itu Presiden mengajak kita tukar pikiran bersama secara terbuka, dimana fokusnya soal ekonomi kita akhir-akhir ini, juga hal yang mendasar soal bagaimana kita mendorong investasi pada tahun 2006. “Intinya adalah, bagaimana kita dapat menyatukan langkah, antara pemerintah, Bank Indonesia dan pelaku bisnis” kata Boediono kepada wartawan seusai pertemuan.

Ditambahkan, ada beberapa hal yang juga disampaikan oleh pihak Kadin antara lain soal problema di lapangan, bagaimana hambatan –hambatan dibidang investasi. Soal RUU perburuhan dan RUU Investasi memang menjadi faktor ketidakpastian. Karena itu para pebisnis mengharap pemerintah dapat menyelesaikan hal itu.” Insya Allah dalam waktu dekat kita bersama DPR akan membahasnya, moga-moga saja dengan kerjasama dari semua pihak ini dapat diselesaikan dengan tuntas” Ujar Boediono.

Kata Boediono, Kadin juga menyampaikan pokok pokok pikiran untuk meningkatkan iklim investasi, diantaranya dengan melakukan perubahan terhadap beberapa UU yang sangat relevan dengan masalah perbaikan iklim investasi yaitu UU Penanaman Modal, Reformasi Pajak, serta revisi atas UU ketenagakerjaan.

Selain itu kata Boediono, juga dibahas soal moneter dan perbankan. "Gubernur BI mengajukan soal pelaksanaan intermediasi dibidang perbankan. Menurut Gubernur BI, ada beberapa hambatan memang, tapi tentunya ini tugas kita bersama sama, pemerintah dan Bank Indonesia." kata Boediono, yang ketika berbicara dengan wartawan didampingi Sri Mulyani, Fahmi Idris, Sugiharto, M.Luthfi dan MS.Hidayat. (win)