Berita Utama
Jumat, 24 Februari 2006, 10:10:57 WIB
Presiden pada Pengoperasian Satelit 'Telkom II'
"Teknologi Komunikasi Harus dapat Jangkau Seluruh Pedesaan"
Presiden SBY saat peresmian satelit `Telkom II` milik PT Telkom. (foto: anung/presidensby.info)
"Karena itulah di dalam negeri sendiri, pemakaian satelit ini diharap dapat meningkatkan pelayanan telekomunikasi hingga dapat menjangkau seluruh pedesaan yang ada di tanah air," kata Presiden. Ditambahkan, sejak tahun 1976 Indonesia telah meluncurkan satelit Palapa. "Peristiwa itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara ketiga di dunia yang mengoperasikan sistem komunikasi satelit domestik. Kita termasuk pioner diantara negara berkembang, karena membangun sistem komunikasi dengan menggunakan satelit. Langkah itu harus kita teruskan dengan mengembangkan sistem telekomunikasi yang canggih, sejalan dengan perkembangan teknologi mutakhir," tambah Presiden.
Menurut Presiden, kebijakan-kebijakan kita dalam mengembangkan sistem telekomunikas domestik itu bukan mengada-ada. "Negara kita tergolong negara besar di dunia, dengan wilayah hampir seluas benua Eropa dan jumlah penduduk kurang lebih 215 juta jiwa. Kelancaran komunikasi bukan hanya membawa dampak bagi kelancaran ekonomi, tetapi juga berdampak pada rasa kesatuan dan persatuan bangsa, juga dunia pendidikan, sosial dan budaya masyarakat kita. Penggunaan satelit telekomunikasi tidak hanya terbatas untuk telepon, radio dan TV, tetapi juga dapat memperlancar kegiatan bisnis seperti transaksi perbankan, perdagangan dan informasi pasar," kata Presiden.
Ditambahkan, sitem komunikasi dapat memperlancar tugas pemerintahan, pertahanan dan keamanan. "Tentu, setiap kemajuan teknologi komunikasi akan membawa dampak tersendiri seperti kejahatan dalam dunia maya, cybercrime, pornografi dan lain-lain. Namun kita tidak perlu takut semua itu, karena kemajuan akan selalu mempunyai ekses, baik yang positif maupun negatif. Yang penting kita kelola semua itu hingga tidak menimbulkan dampak yang tidak kita kehendaki.
Seusai meresmikan pengoperasian satelit Telkom II, Presiden melakukan teleconference antara Presiden dengan masyarakat dan pejabat yang ada di Sabang (Nangroe Aceh Darussalam), Merauke (Papua), Miangas (Sulawesi Utara) dan Atambua (NTT). Presiden SBY didampingi Menkominfo Sofjan Djalil, Meneg BUMN Sugiharto, Menlu Hassan Wirajuda, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal Saefulah Yusuf dan Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng serta Dirut PT Telkom, Arwin Rasyid.(win)



