Berita Utama

Meneg BUMN Lapor Presiden

Thailand akan Beli 6 Unit CN 235

Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini jumat ( 24/2) di kantor Presiden menerima Menteri Negara BUMN Sugiharto, dan Sekretaris Jendral Departemen Pertahanan Letjen TNI Syafrie Syamsuddin yang melaporkan hasil kunjungan mereka ke Thailand bersama KADIN, Komite Indonesia Thailand, dan 3 direktur utama BUMN, yaitu PT.Pal, Pindad dan PT.Dirgantara Indonesia.Dan Presiden didampingi Menko Perekonomian Budiono dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Meneg BUMN memaparkan bahwa kunjungan delegasi Indonesia ke Thailand itu dalam rangka menindaklanjuti kunjungan resmi Presiden SBY ke Thailand pada 15 – 17 Desember 2005 yang lalu. Pada kunjungan ini Meneg BUMN dan rombongan bertemu dengan Ketua Komite Angkatan Bersenjata Thailand, Menteri Pertahanan dan Menteri Pertanian dan Koperasi.

Menurut Meneg BUMN fokus utama dari kunjungan ini adalah mengenai trade and investment, dimana Indonesia melalui kementerian BUMN berupaya mengartikulasikan dengan menawarkan proyek – proyek industri strategis yang dimiliki Indonesia, dan disambut dengan baik oleh pihak Thailand. “ Delegasi disambut hangat oleh pihak Thailand, pertemuan dengan menteri pertahanan Thailand, PT DI langsung diberikan kesempatan untuk ikut di dalam pengadaan peralatan strategis, bagi Departemen Pertahanan Thailand, ini termasuk.juga untuk Pindad dan PAL, demikian pula juga waktu bertemu dengan Menteri Pertanian dan Koperasi Thailand yang menunjukkan ketertarikannya kepada produk – produk BUMN strategis Indonesia dan ingin segera merealisasikan kerjasama, “ kata Sugiharto

Menurut Sugiharto Menteri Pertanian dan Koperasi Thailand telah menyampaikan keinginannya untuk membeli 4 pesawat CN 235,untuk anggaran tahun 2006, untuk membuat hujan buatan. Dan untuk anggaran tahun 2007 membutuhkan 2 lagi, total 6 pesawat. “ Ini menambah 5 unit C 212 dan 2 unit CN 235 yang juga dimiliki oleh Thailand sampe tahiun 1999 lalu. Menteri pertanian Thailand sudah memerintahkan secara langsung kepada permanent secretary nya untuk membentuk tim dan menyelesaikan semua kesepakatan teknis dan bisnis mulai 1 maret 2006. khusus untuk pembelian pertama sifatnya cash, tidak ada perjanjian barter. Sedangkan untuk selanjutnya akan dibahas kemudian oleh tim teknis,” tambahnya.

Sugiharto juga memaparkan prospek penjualan produk PT. DI ke Thailand yang sangat baik. “Sebagaimana tahun - tahun sebelumnya dan juga ketika kami memberikan statement pada kunjungan presiden yg lalu, sesungguhnya Indonesia punya peluang untuk mengekspor ke Thailand 6 unit CN 235 senilai 110,85 juta USD. Royal Thai Army kita punya prospek 2 unit CN 235, senilai 40 Juta USD, Royal Thai Airforce 10 unit CN 235 180 juta USD, dan Royal Thai Navy 3 unit CN 235, “ jelas Sugi.

Dan menurut Sugiharto, tidak sulit utntuk meyakinkan karena selama ini mereka sudah menggunakan produk - produk PT DI. “ Oleh karena itu kita optimis dengan semangat yang dibangun oleh kedua kepala Negara belum lama ini dan akan dilanjutkan dengan regular bilateral meeting , maka ada hal yg konkrit, yang kita bisa lakukan , tidak hanya mengimport kebutuhan - kebutuhan dasar untuk tanah air, bahkan kita bisa mengekspor yang dipakai industri strategis, “ papar Sugi. Dan bilateral meeting antara Perdana Menteri Thailand dan para menteri nya, dengan pemerintah Indonesia, akan dilangsungkan pertengahan tahun 2006 ini di Istana Kepresidenan Tampaksiring Bali.

Sugiharto juga menyampaikan tanggapan dari Presiden yang mengingatkan akan peluang yang dimiliki Indonesia dalam hal eksport barang – barang yang sifatnya strategis. “Bapak Presiden menginginkan bahwa sesungguhnya bangsa kita juga memiliki peluang, mengekspor barang - barang yang sifatnya strategis, sebagaimana Bapak presiden selalu mengingatkan bahwa untuk keperluan dalam negeri pun TNI arahannya adalah jangan memikirkan untuk mengimport barang kebutuhan industri pertahanan dari luar negeri, sebelum kita menanyakan atau melihat apakah kita memiliki kemampuan untuk melakukan pengadaan di dalam negeri,, “ kata Sugi. ( nnf )