Berita Utama
Senin, 27 Februari 2006, 11:12:22 WIB
Presiden Membuka Seminar International Crime Prevention and Security
Presiden SBY memukul gong tanda dimulainya Seminar International Crime Prevention and Security Senin (26/2) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Tepat pukul 09.00 WIB, Presiden SBY tiba di Hotel Mulia, disambut Kapolri Jenderal Sutanto, Ketua LCKI Da'i Bachtiar, dan Gubernur DKI Jaya Sutiyoso, langsung menuju ruang seminar Ball Room Hotel Mulia. Presiden datang didampingi beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu di antaranya adalah Menneg BUMN Sugiharto, Mendagri M Ma’ruf dan Menlu Hassan Wirajuda.
“Berperang melawan terorisme adalah tujuan utama untuk bangsa Indonesia yang telah menderita akibat serangan bom di beberapa wilayah seperti Jakarta, Bali, Medan dan beberapa daerah yang lain,” papar Presiden SBY dalam kata sambutannya. “Bangsa-bangsa lain di dunia juga pernah merasakan penderitaan yang sama akibat serangan terorisme, oleh karena itu kita harus bersatu untuk memerangi terorisme,”tambahnya.
Seminar internasional dengan fokus bahasan bom bunuh diri ini dihadiri oleh kapolda dari seluruh Indonesia dan juga beberapa jaringan internasional. Beberapa tokoh penting seperti Menlu Australia Alexander Downer, chairman ACPF Minoru Shikita dan Jenderal Polisi Sutanto tampil sebagai pembicara.
LCKI sendiri didirikan oleh Mantan Kapolri Da’I Bachtiar, Prof Dr Awaludin Jamil dan rekan-rekannya. Tujuan organisasi ini dibentuk adalah untuk melakukan studi dan kajian secara cerdas terhadap efektifitas dan efisiensi dari upaya-upaya pencegahan kejahatan dan pelanggaran norma-norma yang berlaku di Indonesia, membangun kemitraan masyarakat dan aparat dalam pencegahan kejahatan melalui suatu komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab.(win)



