Berita Utama
Selasa, 28 Februari 2006, 19:54:31 WIB
Ramah Tamah dengan Masyarakat Indonesia di Brunei
Presiden SBY: Teruslah Menjadi Duta untuk Negeri Tercinta
Brunei Darussalam : Mengakhiri kunjungan kenegaraan yang cukup singkat di Brunei Darussalam, Selasa (28/02/06) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan beramah-tamah dengan masyarakat Indonesia yang bermukim di Brunei Darussalam.Pertemuan berlangsung di Wisma Duta, milik KBRI, di Bandar Seri Begawan. Presiden memperkenalkan delegasi yang mendampinginya pada acara tersebut kepada masyarakat Indonesia yang antusias memadati Wisma Duta. Delegasi yang diperkenalkan antara lain Menko Perekonomian Boediono, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Menlu Hassan Wirajuda beserta istri, anggota DPD Anthony Charles, dua anggota DPR-RI Antarini Malik dari Fraksi Partai Golkar, Soetadji dari Fraksi Partai Demokrat, serta dua Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Brunei Darussalam Herijanto Suprapto, yang baru bertugas dua bulan di Brunei Darussalam, menjadi moderator dalam sesi tanya jawab Presiden dan hadirin.
Pada sambutannya Presiden SBY mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat Indonesia yang ada di Brunei atas kontribusi membantu saudara-saudara mereka di tanah air.
”Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya atas apa yang saudara lakukan di Brunei Darussalam ini. Saudara semua adalah duta bangsa. Saudara adalah pahlawan yang bekerja di luar negeri, sehingga membantu negara yang belum bisa menyediakan lapangan kerja dalam jumlah yang besar dan juga saudara membantu saudara-saudara yang lain di tanah air, “ kata Presiden.
“Saya mendapat penjelasan dari Sultan Brunei Darussalam bahwa umumnya tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Brunei Darussalam ini baik, mentaati hukum, mentaati adat istiadat dapat bersahabat dengan baik, dan berkontribusi untuk membangun Brunei Darussalam khususnya pembangunan ekonomi, “ tambah Presiden.
Presiden juga menekankan bahwa WNI yang berjumlah 36 ribu jiwa di Brunei Darussalam itu adalah duta besar Indonesia dalam arti yang luas.
“ Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan. Saya bangga, saya berterima kasih, pertahankan itu. Teruslah menjadi duta besar dalam arti luas, duta bangsa untuk negeri tercinta. Kalau saudara berperilaku baik, baik Indonesia, Kalau saudara berperilaku tidak baik, tidak baik Indonesia, “ pesan Presiden SBY( nnf )



