Berita Utama

"Tinggal di Rumah Kecil Justru Bahagia"


Semarang : Saat meresmikan 100 ribu unit di Perumahan Dinas Mas, Semarang Rabu (8/3), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menceritakan soal kehidupannya ketika awal – awal jadi prajurit. “ Saya juga pelanggan Bank Tabungan Negara, ketika kredit rumah tipe 70 yang terletak di daerah Bekasi. Dan Alhamdulillah, 5 tahun sudah lunas,” ujar Presiden. Tiba-tiba pidato Presiden ada yang menginterupsi. Ternyata ia adalah Ibu Ani, yang meralat. "Lunasnya bukan 5 tahun, tapi 10 tahun, “ ujar Ibu Ani. Para undangan bertepuk tangan. "Ya, benar, 10 tahun," kata Presiden. “Saya berterimah kasih pada BTN, pada para pengembang, karena melaksanakan program seperti itu,” tambah Presiden.

Ditambahkan, “Pada tahun 1974 sampai dengan tahun 1979, saya menempati rumah seluas 36 M2 di asrama tentara Dayeuh Kolot, Bandung. Kemudian tahun 1980 sampai 1986, Alhamdulillah meningkat menempati rumah type 70 di asrama TNI Manggaan, Bale Endah Cimahi, Jawa Barat. Menurut Presiden, “Sebelas tahun mendiami rumah tipe kecil , justru mendatangkan kebahagiaan. Karena kebahagiaan tidak bisa diukur dari besarnya rumah. Begitu dekat hubungan antara ayah, ibu dan anak, hubungan antara tetangga, “ ujar SBY.

“Sekarang interaksi dan kasih sayang seperti itulah, seperti komunikasimulai susut diantara warga Negara Indonesia. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama membina interaksi dan kasih sayang. Dan juga komunikasi kepada seluruh bangsa Indonesia. Keluarga dengan rumah sekecil apapun, apabila jalinan kasih sayang tumbuh mekar dengan baik, bangsa Indonesia meskipun menjadi bangsa yang maju modern, dan globalisasi, tetap menjadi masyarakat yang tetap peduli dengan sesama, ” kata Presiden. (osa)