Berita Utama
Kamis, 16 Maret 2006, 21:00:37 WIB
Presiden Instruksikan Menko Polhukam, Kapolri dan Panglima TNI ke Papua
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Kamis (16/3) petang menginstruksikan pada Menko Polhukam Widodo A.S, Kapolri Jenderal Pol.Sutanto, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dan Kepala BIN (Badan Intelijen Nasional) Syamsir Siregar untuk segera berangkat ke Papua, guna meninjau langsung serta memulihkan keamanan, akibat kerusuhan yang terjadi hari Kamis di depan kampus Universitas Cendrawasih. Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, Presiden juga minta kepada aparat di Papua untuk tetap melakukan tindakan persuasif."Presiden minta aparat tetap bertindak profesional, persuasif, dan tidak terpancing oleh tindakan-tindakan kelompok yang memprovokasi. Presiden juga berharap masyarakat tidak terprovokasi untuk membuat kerusuhan, agar keamanan dapat segera dipulihkan," kata Andi Mallarangeng.
Akibat kerusuhan dan tindakan anarkhi yang terjadi hari Kamis di depan Kampus Cendrawasih, tiga orang anggota Polri dan seorang anggota TNU-AU gugur, serta . Seusai Sidang Kabinet, Presiden menungkapkan penyesalannya terhadap perkembangan yang terjadi di Papua. “Saya sangat menyesalkan peristiwa anarkis yang sebenarnya tidak perlu terjadi di Papua, berkaitan dengan PT. Freeport Indonesia, “ kata Presiden kepada wartawan. Presiden SBY atas nama pemerintah mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang telah kehilangan orang-orang yang mereka cintai, yang gugur dalam tugas. (osa)



