Berita Utama
Jumat, 17 Maret 2006, 14:00:01 WIB
Tiba di Pulau Buru
Presiden Kunjungi Lokasi Bencana
Pulau Buru: Presiden didampingi Ibu Negara tiba tepat pukul 15.15 WIT di Bandar Udara Namlea Kabupaten Buru, hari Jumat (16/3). Dalam rombongan tampak Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mentan Anton Apriyantono, Mendagri M.Ma`ruf, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri PU Djoko Kirmanto, Seskab Sudi Silalahi, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, serta Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. Rombongan Presiden ini disambut Bupati Kabupaten Buru, Husnie Hentihu beserta Muspida.Di bandara, rombongan disambut murid-murid SD yang berjajar rapi dari pintu pesawat sampai di pintu masuk ruang VVIP sambil menyanyikan lagu daerah Pulau Buru. “Terimakasih ya atas sambutannya, nyanyiannya bagus, “ kata Presiden pada murid-murid SD itu.
Setelah beristirahat sejenak, Presiden dan rombongan langsung menuju Pelabuhan Namlea untuk mengunjungi korban gempa bumi di Desa Batu Jungku dan Desa Pela, Kecamatan Batabual. Sebelumnya rencana kunjungan ke daerah korban gempa bumi yang terjadi Selasa (14/3) lalu sempat dibatalkan karena ombak besar dan angin bertiup kencang. Tetapi Presiden SBY tidak setuju dibatalkannya acara kunjungan ke masyarakat korban gempa.
Akhirnya, rombongan Kepresidenan dengan kapal cepat Express Bahari bertolak dari Pelabuhan Namle. Di ruang juru mudi, Presiden mendapat penjelasan dari Gubernur Karel Albert dan Bupati Husnie Hantihu tentang potensi yang ada di perairan Maluku.
Sekitar 200 jiwa penduduk menjadi korban gempa dan air pasang setinggi 5 meter hari Selasa (14/3). Dua warga tewas, 60 rumah, dua gedung sekolah sebuah masjid hancur, akibat gempa tektonik berkekuatan 6,4 SR yang pusatnya berada di perairan sekitar Pulau Buru itu. (win)



