Berita Utama
Senin, 20 Maret 2006, 17:10:53 WIB
Presiden Pimpin Sidang Kabinet
Bahas Masalah Organda, Blok Cepu dan Freeport
Jakarta: Presiden Susilo bambang Yudhoyono, Senin (20/3) siang memimpin Sidang Kabinet Terbatas di kantornya. Dalam sidang yang berlangsung selama kurang lebih tiga setengah jam dihadiri Menkopolhukkam Widodo A.S, Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Menhub Hatta Rajasa, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, dan Menneg BUMN Sugiharto.Tiga agenda yang dibahas dalam sidang terbatas itu adalah masalah masalah pemogokan truk yang tergabung dalam Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) yang berkaitan dengan angkutan khusus pelabuhan, masalah blok Cepu dan masalah PT.Freeport.
“Permasalahan pemogokan Organda ada tiga hal yang kita lakukan sesuai arahan dari Presiden, yang pertama adalah kita akan meneruskan dialog dengan pihak Organda dengan melakukan satu penyesuaian atau tetap berpegang pada UU dan PP, dimana dalan UU disebutkan bahwa angkutan umum jenis darat dan air tidak dikenai PPN. Demikian juga PP No 144 tahun 2000 yang mengatakan bahwa angkutan umum sungai dan air juga tidak dikenai PPN, “ kata Hatta Rajasa.
Ditambahkan, "Nanti Menteri Keuangan akan menyesuaikan dengan UU dan PP tersebut dan dikombinasikan dengan definisi angkutan umum, dimana disitu jelas disebutkan yang dimaksud dengan angkutan umum adalah seluruh jenis angkutan penumpang dan barang yang menimbulkan pembayaran,” tambah Hatta di hadapan wartawan.
“Yang kedua, kita akan tetap melakukan suatu konsolidasi dan perencanaan, agar masalah di pelabuhan tidak meluas. Sedangkan yang ketiga, kita akan melakukan konsolidasi dimana Departemen Perhubungan sebagai pembina akan tetap melakukan pembinaan dengan Organda, sehingga tidak terjadi perbedaan pendapat, “tambah Hatta. (osa)



