Berita Utama
Selasa, 21 Maret 2006, 17:31:44 WIB
Hasil Rapat Kabinet Terbatas
Presiden: Tarif Dasar Listrik Tidak Naik
Presiden saat menyampaikan kebijakan tidak naiknya TDL, Selasa (21/3) sore. (foto: anung/presidensby.info)
“Baru saja kita adakan rapat kabinet sidang terbatas, untuk membahas kebijakan dan program pembangunan energi, khususnya energi listrik dan juga permasalahan TDL. Sidang kabinet hari ini tentunya merupakan dari apa yang dilakukan oleh pemerintah, pada minggu-minggu terakhir ini untuk secara cermat, menelaah apakah Tarif Dasar Listrik perlu dinaikkan atau tidak,” kata Presiden
Dikatakan, " Sebagai bahan pertimbangan pemerintah sampai kepada keputusan hari ini adalah, kondisi riil ekonomi dewasa ini, baik menyangkut daya beli masyarakat, situasi sektor riil keperluan industri untuk melakukan adaptasi, kemudian pengembangan kembali industrinya setelah kenaikan BBM tahun lalu, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan segi-segi ekonomi termasuk ekonomi pada tingkat lapisan yang paling bawah, yang disebut ekonomi rakyat kita."
Yang kedua, lanjut Presiden, adalah konsekwensi atau implikasi dari naik dan tidak naiknya TDL terhadap APBN. Karena itu menyangkut subsidi, menyangkut perubahan, barangkali dari APBN kalau kita mengambil keputusan utamanya tidak menaikkan TDL. Kalau itu berkaitan dengan APBN, tentu harus ada komunikasi dan interaksi kita dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Oleh karena itulah hasil rapat kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi VII DPR, turut pula menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan saya atas nama pemerintah menyangkut TDL ini. "Perlu saya sampaikan bahwa setelah mempertimbangkan segala aspek dengan seksama, maka Tarif Dasar Listrik kita tidak naik untuk tahun 2006 ini," kata Presiden. Setelah ini , lanjutnya, tentu pemerintah akan membahas bersama dengan DPR, untuk melihat implikasi pada APBN kita segi subsidi dan segi lain dengan tujuan APBN kita tetap sehat dan sustainable
"Yang ketiga, dari ini semua kita juga berharap agar PLN terus menjalankan program rektrukturisasinya, efesien, pelyanan kepada publik juga lebih baik, dan kinerja juga secara umum juga meningkat. Meskipun TDL kita tidak naikkan saya berharap kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk betul melakukan penghematan terhadap penggunaan listrik ini. Mengapa? Karena kebutuhan akan listrik, baik itu untuk rumah tangga, sosial, bisnis dan lain lain, itu jauh diatas kapasitas yang dimiliki oleh kita sekarang ini. Setiap langkah penghematan terutama saya serukan kepada jajaran pemerintah, lembaga – lembaga negara di pusat dan daerah, untuk melakukan penghematan sebaik- baiknya, " kata Presiden.
Di atas panggung rendah yang ada di press room, saat menyampaikan keputusan yang menggembirakan rakyat ini, Presiden didampingi Wakil Presiden Yusuf Kalla, Menko Perekonomian Budiono, Meneg BUMN Sugiharto, Meneg ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menkeu Sri Mulyani Idrawati.
Sementara di samping kanan panggung, di deretan kursi, tampak Menko Polhukam Widodo A.S, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Menteri Kelautan dan Perikanann Freddy Number, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menhub Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan MS Ka'ban, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal Saefullah Yusuf, Kepala Bappenas Paskah Suzetta dan Seskab Sudi Silalahi. (win)



