Berita Utama

Bertemu Presiden

Pengurus ICMI Sampaikan Hasil Muktamar

Presiden SBY mengantarkan BJ Habibie hingga ke mobil, Rabu (22/3) siang. (foto: muchlis said/presidensby.info)
Presiden SBY mengantarkan BJ Habibie hingga ke mobil, Rabu (22/3) siang. (foto: muchlis said/presidensby.info)
Jakarta : Presiden SBY Rabu ( 22/3) siang menerima seorang tamu istimewa, yaitu BJ Habibie, mantan Presiden RI. BJ Habibie sebagai Ketua Dewan Kehormatan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), datang bersama pengurus ICMI lainnya, untuk menyampaikan hasil Muktamar ke IV ICMI yang berlangsung bulan Desember 2005, kepada Presiden SBY.

Pengurus ICMI lainnya adalah Marwah Daud Ibrahim (Ketua Presidium ICMI), Ginandjar Kartasasmita (Ketua Dewan Pakar), Agus Salim (Sekjen), Rahmat Gobel (Bendahara) serta pengurus lainnya seperti Haryanto Danutirto, Hatta Rajasa, Muslimin Nasution, Nanat Fatah Natsir dan yang lain. Sedang Presiden saat menerima pengurus lengkap ICMI didampingi Menkoi Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo AS, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Seusai bertemu Presiden, kepada wartawan Marwah Daud Ibrahim mengatakan, fokus ICMI adalah pengembangan sumber daya manusia." Pengembangan sumber daya manusia untuk membangun karakter bangsa, membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan juga bagaimana ke depan mencari solusi solusi tentang pesoalan yang dihadapi bangsa ini, " kata Marwah.

Menyikapi masalah - masalah aktual yang berkembang saat ini, kata Marwah, ICMI beserta pemerintah dan komponen - komponen bangsa lainnya bersama - sama membangun bangsa ini, bukan hanya menyelesaikan masalah pasca krisis, tetapi juga mengangkat momentum baru ke depan. ICMI dan pemerintah dapat melakukan kerjasama dalam hal -hal yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak, " lanjut Marwah. Kata Marwah, dalam pertemuan itu Presiden menegaskan, bila bangsa ingin maju harus memperbaiki sumber daya manusia dan fokusnya adalah pendidikan. "Hal ini sejalan dengan program pendidikan unggulan yang dicanangkan ICMI.

Sedangkan mengenai masalah aktual seperti blok Cepu, kata Hatta Rajasa, Presiden menyampaikan secara rinci mulai dari masa kontrak yang lama sampai sekarang. " Pada prinsipnya sikap ICMI mendukung seluruh pemikiran - pemikiran dan aktivitas - aktivitas yang sebesar - besarnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Indonesia, baik masyarakat lokal maupun masyarakat Indonesia secara keseluruhan, " kata Hatta. ( nnf )