Berita Utama

SBY Terima Perwakilan UNICEF di Indonesia

Delegasi Perwakilan Unicef di Indonesia diterima Presiden SBY Kamis (23/3). (foto: anung/presidensby.info)
Delegasi Perwakilan Unicef di Indonesia diterima Presiden SBY Kamis (23/3). (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di kantor kepresidenan Kamis (23/3), menerima empat orang perwakilan UNICEF (United Nations Children’s Fund). Mereka masing masing adalah Gianfranco Rotigilano (Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia), Jasmine Byne, John Budd dan Kendartanti Subroto. Saat menerima tamu-tamunya, Presiden didampingi Aburizal Bakrie (Menko Kesra) dan Yenny Wahid (Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik).


“Kami baru saja bertemu dengan Presiden Yudhoyono untuk membahas beberapa isu yang berkaitan dengan kesejahteraan anak di Indonesia, “ kata Rotigilano kepada wartawan seusai pertemuan. “Ada tiga hal yang kita bahas, dan mendapat dukungan penuh dari Presiden. Yang pertama adalah mengenai masalah pencatatan kelahiran secara universal. Pencatatan kelahiran secara universal artinya pencatatan kelahiran yang bersifat wajib bagi seluruh warga negara Indonesia, dan diberikan secara gratis oleh pemerintah, “tambahnya.

Presiden sangat mendukung gagasan agar program pencatatan kelahiran ini dilakukan secara menyeluruh di Indonesia, dan kampanye untuk hal ini harus dilaksanakan sesegera mungkin. Menurut Rotigilano, situasi pencatatan kelahiran anak di Indonesia masih memprihatinkan. “Menurut survey tahun 2004, hanya 4 dari 10 anak Indonesia di bawah usia 5 tahun yang tercatat kelahirannya. Hal ini berakibat kurangnya perlindungan hukum bagi anak Indonesia, “lanjut Rotigilano

“Isu kedua adalah mengenai dukungan UNICEF bagi pemberian informasi yang menyeluruh tentang flu burung. Presiden Yudhoyono sangat mendukung gagasan ini, terutama gagasan mengenai perlunya Presiden menyampaikan pesan melalui surat kepada setiap rumah tangga di Indonesia berisi langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan masyarakat terhadap penyakit flu burung, “ lanjutnya.

Dan yang ketiga, lanjut Rotigilano, adalah mengenai peningkatan layanan dasar di bidang kesehatan bagi setiap anak Indonesia. “Indonesia selama 10 tahun sudah terbebas dari virus polio. Namun pada akhir tahun lalu virus itu kembali menjangkit di Indonesia. Kami berharap agar Indonesia sekali lagi dapat meraih prestasi seperti dulu ketika Indonesia melakukan program imunisasi yang menyeluruh bagi setiap anak Indonesia, “ kata Rotigilano

“Presiden sangat mendukung gagasan tersebut, dan beliau menyatakan, pada tanggal 12 April nanti beliau akan ikut berpartisipasi dalam putaran kelima Pekan Imunisasi Nasional melawan polio, di Pacitan, Jawa Timur,” kata Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia itu. (osa)