Berita Utama

Menemui Presiden

'Imagine Nations' Merasa Sejalan Dengan Program Pemerintah

Delegasi Imagine Nations, Kamis (23/3) siang menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Delegasi Imagine Nations, Kamis (23/3) siang menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Jakarta : Delegasi Imagine Nations, Kamis (23/3) siang menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Imagine Nations Group adalah sebuah lembaga internasional, yang fokus pada masalah tenaga kerja khusus generasi muda usia 15 – 29 tahun.

Mereka yang datang ke kantor kepresidenan adalah Don Mohanial selaku International Youth Foundation, Pawan G.Patil, senior economist World Bank, dan Andrew Steel sebagai Country Representative. Saat menerima tamunya Presiden didampingi Aburizal Bakrie (Menko Kesra), Sudi Silalahi (Sekretaris Kabinet) dan Yenny Wahid (Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik).

Menurut Yenny, Imagine Nations ini lembaga yang banyak melakukan kerjasama dengan organisasi internasional seperti World Bank, private company atau private foundation seperti Bill Gates Foundation.

Kedatangan delegasi Imagine Nations Group menemui Presiden, kata Yenny, karena lembaga ini merasa bahwa program Presiden untuk menciptakan lapangan kerja sebagai prioritas utama Presiden, sejalan dengan misi yang dijalankan Imagine Nations. “ Seperti kita ketahui, Presiden telah memprioritaskan penciptaan lapangan kerja dalam program pengentasan kemiskinan, sekaligus juga revitalisasi ekonomi kita. Karena itu mereka datang untuk mendukung program tersebut, “ jelas putri mantan Presiden Abdulrahman Wahid ini.

Bersama Presiden, tambahnya, mereka mensinergikan langkah – langkah yang dapat diupayakan antara pemerintah maupun aktor- aktor non pemerintah seperti yayasan, World Bank, sektor bisnis, menanggulanggi unemployment youth, terutama generasi muda.

“ Karena mereka mengatakan bahwa youth unemployment ini, pada 10 tahun mendatang jumlahnya bisa mencapai 1,2 miliar orang di seluruh dunia. Padahal dunia hanya bisa menyediakan 300 juta lapangan pekerjaan. Bayangkan? Ini masalah global yang harus dihadapi bersama , dan mereka melihat, Presiden mempunyai fokus pada masalah tersebut. Mereka datang kesini atas inisiatif mereka untuk membantu inisiatif Presiden tersebut, “ jelas Yenny.

Sedangkan untuk langkah berikutnya, kata Yenny, adalah melakukan komunikasi dengan Menko Kesra Aburizal Bakrie yang sudah ditunjuk oleh Presiden. “ Akan dilakukan komunikasi dengan Pak Ical untuk menentukan langkah – langkah ke depannya seperti apa, lalu partnershipnya seperti apa, sehingga mereka bisa memberikan gagasan – gagasan seperti apa kongkritnya, “ kata Yenny. ( nnf )