Berita Utama

Presiden Tiba di Merauke

Puluhan Ribu Rakyat Papua Sambut Dengan Kibaran Merah Putih

Presiden dan Ibu Negara disambut tarian suku Marind setibanya di bandara Mopah, Merauke, Papua, Selasa (4/4) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden dan Ibu Negara disambut tarian suku Marind setibanya di bandara Mopah, Merauke, Papua, Selasa (4/4) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Merauke : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu.Ani Bambang Yudhoyono bersama rombongan, Selasa (4/4) sore pukul 17.00 WIT tiba di Bandara Mopah, Merauke, Papua, dengan pesawat kepresiden RJ.85. Tampak dalam rombongan antara lain Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo,A.S., Menteri Pertanian Antor Apriyantono, Mendiknas Bambang Sudibyo dan Rektor IPB Prof.Dr.Ir.H.Ahmad Anshori.

Di bandara, Presiden dan rombongan disambut Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze serta unsur Muspida, dan langsung menuju ruang VIP bandara Mopah. Bupati Merauke Gluba Gebze memaparkan perkembangan dan pengembangan kedepan Papua, khususnya Kabupaten Merauke.

Dari bandara, Presiden dan rombongan kemudian menuju ke Gedung Negara di pusat kota Merauke yang berjarak sekitar 7 Km. Di sepanjang jalan, puluhan ribuan masyarakat Merauke menyambut dengan antusias kedatangan Kepala Negara, dengan kibaran bendera Merah Putih berbagai ukuran. Mereka tumpah ruah di sepanjang jalan dari bandara, ingin menyambut kedatangan pemimpin mereka. Setibanya di Gedung Negara tempat Presiden dan Ibu Negara akan bermalam, rombongan disambut lagi dengan tarian tradisional yang dibawakan 200 penari suku Asmat serta suku Marind.

Kunjungan kerja Presiden ke kota paling timur dan berbatasan langsung dengan Papua Nugini ini antara lain, Rabu (5/4), melakukan panen raya padi musim tanam 2005/2006, dengan lahan seluas seluas 4.700 Ha yang ada di Kecamatan Tanah Miring. Selain panen raya, Presiden dan Ibu Ani juga akan mengunjungi tempat rehabilitasi dan pencegahan HIV/ Aids yang dikelola Yayasan Santo Antonius Merauke.

Menurut Bupati Merauke Johanes Gluba Gebze, produksi rata-rata lahan di Merauke 5,5 ton gabah kering panen/ Ha. “Luas lahan produktif yang tersedia di sini baik lahan basah maupun lahan kering 2,390 juta Ha, dengan total produksi tiap tahun mencapai 30.000 ton. “Jadi sebenarnya Merauke sudah mampu swasembada pangan, dan kelebihannya kita distribusikan ke Wamena lewat transport udara Hercules TNI AU, juga ke Kabupaten Baru dan Mimika,” katanya. (win)