Berita Utama

Presiden Menerima Lakhdar Brahimi

Presiden SBY dan Lakhdar Brahimi, Sabtu (8/4) sore. (foto:haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY dan Lakhdar Brahimi, Sabtu (8/4) sore. (foto:haryanto/presidensby.info)
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Sabtu (8/4) di Kantor Istana Kepresidenan menerima Lakhdar Brahimi, warga negara Aljazair yang terakhir menjadi penasehat khusus Sekjen PBB. Lakhdar Brahimi pernah menjadi Utusan Khusus Sekjen PBB untuk untuk Afghanistan, Haiti, dan Afrika Selatan, saat diadakan pemilu tahun 1994 yang berhasil memilih Nelson Mandela menjadi presiden.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, kunjungan Lakhdar Brahimi ini sifatnya adalah kunjungan pribadi. Bersama Lakhdar, Presiden SBY mendiskusikan berbagai hal antara lain mengenai situasi di Irak, Timur Tengah khususnya mengenai Palestina, sedikit mengenai Aghanistan, juga mengenai Konfrensi Asia Afrika yang juga dihadiri Lakhdar Brahimi, kata Dino. "Presiden akan terus mengadakan diskusi dan konsultasi dengan Lakhdar Brahimi, terutama mengenai situasi di Timur Tengah,” tambahnya.

Lakhdar Brahimi, lahir tahun 1934, yang sempat menjadi Penasehat Presiden Aljazair sejak tahun 1982 sampai 1984, pernah menjadi Dubes Aljazair di Inggris, Mesir dan di Sudan. (win)