Berita Utama

Tekankan Good Governance

SBY Buka Acara UNESCAP di JCC

SBY memukul gong tanda dimulainya sidang  UNESCAP di JCC, Senin (10/4), disaksikan  Menlu RI Hassan Wirayudha, dan  Sekretaris Eksekutif ESCAP, Kim Hak-Suk. (foto: abror/presidensby.info)
SBY memukul gong tanda dimulainya sidang UNESCAP di JCC, Senin (10/4), disaksikan Menlu RI Hassan Wirayudha, dan Sekretaris Eksekutif ESCAP, Kim Hak-Suk. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (10/4) menghadiri sekaligus membuka pertemuan tingkat menteri (PTM) yang diselenggarakan oleh United Nation Escap (UNESCAP), di Jakarta Convention Center. Presiden didampingi Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Seskab Sudi Silalahi, Menteri Perikanan dan Kelautan Freddy Numbery, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan dua Juru Bicara Kepresiden Andi Alifian Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.

Tepat pukul 9.10 Wib Presiden memasuki ruang meeting Cendrawasih room, disambut Menlu Hassan Wirajuda dan Sekretaris Eksekutif UNESCAP Kim Hak-Su.

Dalam sambutannya, SBY mengawalinya dengan apresiasi atas kehadiran Presiden Kiribati Anote Tong, Presiden marshall Islands Kessai Note, PM Tuvalu Matie Toafa. Hadir juga Wapres Mikronesia Redley Killion, Wapres Palau Elias Camsek Chin dan Deputi PM Vanuatu Sato Kilman.

“Pertemuan kita kali ini membawa bersama-sama para pemimpin dan pejabat dari lebih 50 negara anggota dan anggota asosiasi dari UNESCAP,” kata SBY.

Presiden mengatakan anggota-anggota ESCAP menempuh jalan yang berbeda dalam pembangunan sosial dan ekonominya. Kendati demikian, ada satu pelajaran penting yang diambil dari dekade-dekade terdahulu.

“Yakni bahwa kunci progress nya terletak pada good governance,”ungkap Presiden.

Good governance adalah pelajaran universal yang berlaku pada semua masyarakat di manapun. Ia juga merupakan ideologi Abad Ke-21. Jika kita melakukannya dengan benar, jelas Presiden SBY, maka ia akan mengatasi masalah-masalah nasional dan akan membalikkan kelemahan menjadi kekuatan.

“Dengan governance itu, komunitas global akan dapat mencapai dan melampaui target-target MDGs tahun 2015,” paparnya.

Pelajaran kunci lain yang dikemukakan SBY, selain good governace, juga nilai-nilai kerjasama dan kemitraan. Dalam bagian lain pidatonya, SBY pada intinya menyoroti isu-isu lainnya pembangunan social dan ekonomi.

Usai memberikan sambutan SBY membuka acara UNESCAP dengan memukul gong, didampingi Menlu Hassan Wirayudha, dan Kim Hak-Suk Sekretaris Eksekutif ESCAP. Pada Sesi Pembukaan, pertemuan dipimpin .Shankar Prasad Sharma.

UNESCAP adalah yang juga mendirikan Bank Pembangunan Asia tahun 1966, Komisi Sungai Mekong (1995) dan Pusat Keahlian dan Perlengkapan Pertanian Untuk Asia –Pasifik (2002). UNESCAP juga merupakan Komisi terbesar dari lima komisi regional PBB, baik dari segi pengabdiannya terhadap masyrakat maupun dari wilayah yang meliputinya.

UNESCAP menyediakan bantuan teknis kepada negera-negara kepulauan Pasifik melalui Pusat Operasional Pasifik yang berpusat di Suva, Fiji dan memantau perkembangan, dan menyediakan nasihat kepada, negara-negara untuk mencapaiTujuan Pembangunan Millenium (MDGs).

Menurut Sekretaris Eksekutif ESCAP Kim Hak-Su, di bawah dukungan Dewan Ekonomi dan Sosial, UNESCAP membantu Kawasan Regional dalam mencapai Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) PBB.

"(Yaitu) Dengan memberikan penekanan khusus pada pengurangan kemiskinan di negara-negara kurang berkembang, negara-negara yang terkurung dan negara-negara kepulauan yang sedang berkembang,” katanya. (win)