Berita Utama
Kamis, 13 April 2006, 13:00:46 WIB
Di Pacitan
Presiden Kunjungi Pabrik Rokok MPS
Presiden SBY bersama Ibu Ani mengunjungi pabrik rokok PT Putra Pacitan Indonesia Sejahtera di Pacitan, Kamis (13/4). (foto: abror/presidensby.info)
“Tujuan kunjungan saya ke tempat ini adalah untuk melihat dari dekat suatu cabang usaha baru yang didirikan untuk meciptakan lapangan kerja baru, menggerakkan perekonomian lokal dan membangkitkan perkebunan,” kata Presiden mengawali sambutannya.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa tantangan terberat bagi pemerintah dan bangsa Indonesia sekarang ini terutama di bidang ekonomi dan kesejahteraan, yaitu mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja. Apa yang dilakukan Sampoerna bekerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal ini harus diletakkan sebagai bagian upaya besar bangsa ini, yaitu menghidupkan dunia usaha, menggalakkan perkebunan dan meningkatkan ekonomi, “ tambahnya.
Dalam kesempatan itu diserahkan juga 2000 bibit cengkeh siap tanam kepada petani oleh Bupati Pacitan H.Sujono dan pimpinan PT Sampoerna Angky Camaro. Pemberian bibit cengkeh itu dimaksudkan agar para petani bisa membuka perkebunan cengkeh di Pacitan, dan kelak bisa memasok cengkeh kepada PT. Sampoerna.
Kepada pengusaha, Presiden mengingatkan agar menjadikan karyawan sebagai mitra, bukan faktor produksi. Berikan hak-haknya dan kesejahteraannya. Sementara kepada para karyawan Presiden berpesan untuk jadi karyawan yang produktif dan efisien agar perusahaan bisa maju dan perekonomian juga bisa tumbuh.
“Sebagai Presiden, saya ini bapaknya orang banyak, dan bapaknya semua dunia usaha. Kalau nanti saya di Jakarta mendukung kampanye gerakan anti rokok karena banyak orang yang merokok di tempat-tempat terbuka, itu memang harus saya lakukan karena kasihan yang tidak merokok. Tetapi sebagai bapak, saya juga ingin pengangguran berkurang dan ekonomi di daerah tumbuh. Itulah kewajiban seorang bapak. Oleh karena itu, sekali lagi, jalankan profesi ini dengan baik dan mudah-mudahan upaya yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula," kata Presiden
Setelah melakukan peninjauan di sekitar pabrik, Presiden dan rombongan menuju TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Desa Tamperan untuk meninjau sekaligus berdialog dengan nelayan. Presiden dan Ibu Negara didampingi beberapa menteri, diantaranya Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi. (nnf)



