Berita Utama
Senin, 17 April 2006, 13:29:09 WIB
Perencanaan Yang Baik Adalah Separuh dari Kemenangan
Presiden saat memberi sambutan pada Musrenbangnas, Senin (17/4). (foto:abror/presidensby.info)
“ Forum ini juga baik untuk kita melakukan refleksi reposisi dan reorientasi negara kita Indonesia yang kita cintai ini berada di mana, menuju ke mana dan dari masa lalu seperti apa. Dan di atas segalanya setelah kita memahami semua itu, konteksnya yang utuh secara nasional, bahkan dalam konteks global, saya yakin semua tugas yang kita emban dan jalankan akan lebih berhasil lagi. Karena kita mengetahui kaitan satu sama lain, “ kata Presiden dalam sambutannya.
Presiden menekankan pentingnya faktor perencanaan.
“ Mengapa perencanaan itu penting ? Banyak orang kurang percaya tentang pentingnya perencanaan, " ujar SBY.
Presiden mengutip kata – kata dalam bahasa Sunda “kumaha engke “ yang artinya bagaimana nanti sebagai nilai yg terbalik , seharusnya “engke kumaha”, yang artinya nanti bagaimana.
" Dengan menganut falsafah yang kedua itu “engke kumaha”, maka kita akan melakukan persiapan untuk mengantisipasi hal – hal yang mungkin terjadi. Perencanaan yang baik adalah separuh dari kemenangan. Banyak kisah sukses yang berhasil karena persiapan yang baik, “ kata Presiden
Presiden juga mengingatkan para hadirian yang merupakan para kepala daerah dari seluruh Indonesia, yang dilakukan ini adalah untuk memenuhi, menjawab, mewujudkan aspirasi rakyat.
“ Saya dan wakil presiden dipilih oleh rakyat, gubernur dipilih oleh rakyat, walikota dan bupati dipilih oleh rakyat. Secara politis kita yang dipilih oleh rakyat bertanggung jawab kepada rakyat, “ tegas Presiden.
Presiden menyampaikan bahwa pada intinya keinginan rakyat ada dua.
“ Mereka ingin negaranya makin maju, makin kuat dan makin sejahtera. Kemudian yang kedua, kesejahteraan yang makin meningkat, yaitu pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, rasa aman, lingkungan yang baik. Dan mereka memilih kita untuk itu, bukan untuk yang lain – lain, “ jelas SBY.
Presiden SBY kemudian memberi penekanan penting pada pemenuhan tanggung jawab.
" Mari kita pahami mulai hari ini. Mereka memilih kita untuk itu, kita harus dapat memenuhinya dengan segala upaya, dengan segala keterbatasan kita, “ ajak Presiden.
Presiden kembali menegaskan bahwa rakyat memilih pemimpinnya, dan pemimpin yang dipilih berkewajiban bertanggung jawab mewujudkan aspirasi rakyat.
“ Oleh karena itu, ini merupakan forum untuk melakukan pencerahan pada diri kita sendiri. Mari kita sungguh bertanggung jawab untuk mewujudkan aspirasi mereka. Mari kita tunjukkan semangat dan kerja keras untuk mencapai hasil yang terbaik, “ pungkas Presiden. ( nnf )



