Berita Utama

Hari Bumi Internasional, Hari Indonesia Menanam

Seluruh Gubernur, Walikota, Bupati Harus Aktif Bangun Hutan Kota

Presiden SBY, Ibu Ani, Menhut MS Kaban, Iwan Fals pada peringatan Hari Bumi di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (22/4) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY, Ibu Ani, Menhut MS Kaban, Iwan Fals pada peringatan Hari Bumi di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (22/4) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta : Pencanangan Kampanye Indonesia Menanam menurut Presiden merupakan perluasan dari serangkaian gerakan – gerakan rehabilitasi hutan dan lingkungan yang telah dicanangkan sebelumnya. Misalnya gerakan nasional rehabilitasi hutan dan lahan telah dicanangkan pada tahun 2003, gerakan kecil menanam dewasa memanen mulai dicanangkan mulai tahun 2005, juga gerakan bakti penghijauan pemuda kota hijau. Presiden menekankan pentingnya pelaksanaan yang baik, sungguh – sungguh dan penuh tanggung jawab atas gerakan – gerakan yang telah dicanangkan tersebut.

“ Gerakan - gerakan yang kita canangkan itu mulai hari ini kita perluas menjadi Gerakan Indonesia Menanam. Gerakan Indonesia Menanam sengaja kita mulai hari ini di ruang terbuka daerah kota baru bandar Kemayoran. Gerakan ini kita mulai bertepatan dengan peringatan hari bumi internasional yang tentu diperingati di seluruh dunia, ” kata Presiden.

“ Hari bumi internasional itu kita jadikan hari Indonesia Menanam. Saya hanya perlu mengingatkan bahwa gerakan Indonesia Menanam tidak berakhir pada kegiatan penanaman saja. Itu baru awal. Namun upaya lebih lanjut adalah pemeliharaan terhadap pohon - pohon yang sudah ditanam itu. Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua. Saya minta kepada seluruh jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu agar ikut mengkampanyekan Indonesia Menanam pada setiap kesempatan, “ imbuh Presiden.

Presiden juga meminta agar para gubernur, walikota, dan bupati di seluruh tanah air untuk menindaklanjuti gerakan ini di daerah masing – masing, untuk membangun dan mengembangkan hutan kota. Karena hutan kota selain berfungsi sebagai paru - paru kota juga dapat difungsikan sebagai sarana penelitian, pendidikan, rekreasi dan kelestarian flora dan fauna.

Presiden juga menyarankan, dalam pengembangan hutan kota di setiap daerah, agar mengutamakan penanaman jenis – jenis pohon unggulan dari daerah setempat. Presiden SBY juga menyatakan keberhasilan gerakan Indonesia Menanam di masing – masing provinsi kabupaten dan kota akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan para pejabat di daerah dalam melaksanakan tugasnya.

“ Saya senang saya berterima kasih dan saya memberikan penghargaan kepada Gubernur DKI Jakarta karena Jakarta makin hijau dan makin indah. Saya ingin kota – kota di Indonesia juga makin hijau dan makin indah. Jakarta tidak boleh kalah dan jangan kalah indah, jangan kalah hijau dibandingkan Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Hanoi, Phnom Penh, Manila dan kota - kota lain. Insya Allah dengan kerja keras bersama, Jakarta harus menjadi kota yang lebih hijau, lebih indah, lebih bersih tentunya sebagai kebanggaan kita bersama, “ papar SBY.

Presiden SBY menekankan kembali supaya gerakan Indonesia Menanam dilaksanakan dengan sungguh - sungguh.

" Seluruh komponen masyarakat agar berpartisipasi dengan aktif dalam mewujudkan hutan dan lingkungan alam yang baik dan lestari, " tutupnya. (nnf )