Berita Utama
Minggu, 23 April 2006, 13:00:21 WIB
Di Universitas Hasanudin
SBY Dialog Terbuka dengan Mahasiswa
Makassar: Dialog antara perwakilan Universitas Hasanuddin dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Minggu (23/4) siang berlangsung akrab, terbuka dan blak-blakan. Mahasiswa Unhas melakukan dialog intelektual dengan Presiden Yudhoyono, dan mereka juga melontarkan gagasan-gagasan dan pertanyaan-pertanyaan yang langsung dijawab oleh Presiden.Andi Mallarangeng, jubir Presiden menilai, “Dialog ini sebuah tradisi yang baik dimana Pemimpin Negara bertemu dengan mahasiswa, dan berdialog secara terbuka tentang masalah-masalah yang ada di negara ini,” kata Andi kepada wartawan.
Dalam pertemuan selama kurang lebih dua setengah jam itu, dibahas masalah-masalah politik, hutang luar negeri, pendidikan dan juga tentang budaya. Seorang mahasiswa menanyakan bagaimana membentuk budaya nasional dan lokal yang baik. Presiden menjawab, budaya yang harus dibentuk adalah budaya yang excellent, bukan budaya yang violence, membentuk budaya yang unggul bukan budaya kekerasan.
Masalah Badan Hukum Pendidikan juga ditanyakan oleh mahasiswa. Presiden menjawab, kebijakan itu sudah ada sebelumnya, dan kalau ada wacana dari mahasiswa maupun dunia akademik tentang kekurangan-kekurangannya, silahkan dibicarakan dengan baik dan disampaikan, baik pada kalangan akademis maupun juga di parlemen sehingga semua dapat dikaji dengan baik.
Mengenai dialog dengan Presiden yang dilakukan tertutup, Andi Mallarangeng menjelaskan bahwa ini dilakukan demi keefektivitasan. “Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan apa saja yang ingin mereka sampaikan dengan gaya mahasiswanya, dan Presiden juga mempunyai kesempatan untuk menjawab secara terbuka dengan blak-blakan kepada mahasiswa,” kata Andi.
“Suasana dialog berjalan dengan sangat dinamis dan ini merupakan bagian dari budaya unggul dunia akademis Indonesia,” lanjutnya. Dialog antara Presiden dan mahasiswa Unhas ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari hampir semua fakultas, Badan Mahasiswa dan tokoh-tokoh Universitas. (osa)



