Berita Utama
Rabu, 26 April 2006, 16:04:04 WIB
Dialog SBY dengan Pengusaha Arab Saudi
Silahkan Datang ke Indonesia
Presiden saat menyampaikan sambutan di Kamar Dagang dan Industri Arab Saudi, Rabu (26/4). (foto: a.tohir/presidensby.info)
Riyadh: Presiden Susilo bambang Yudhoyono, Rabu (26/4) siang di Riyadh, menyampaikan pidato dan berdialog dengan para pengusaha Arab Saudi yang bergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Arab Saudi (Council Saudi Chambers of Coomerce and Industry). Dialog dipandu Pimpinan CSCCI Fahad Mohammad Al Rabiah, dan dihadiri pula Abdul Rahman Al Jeraisy, Wakil Ketua CSCCI yang juga pemilik Al Jeraisy Group.
Sekitar 50 pengusaha besar Arab Saudi juga hadir, sementara Presiden SBY, selain diikuti Ketua Umum KADIN Indonesia MS Hidayat, juga M.Luthfi, Ketua BKPM. Sementara beberapa menteri yang hadir antara lain Menko Perekonomian Boediono, Menteri Luar Negeri Hassar Wirajudha, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, Menteri Agama Maftuch Basyuni, Seskab Sudi Silalahi, Sesmil Bambang Soetedjo, Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah Alwi Shihab, dua jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.
“Saya senang bisa datang ke negeri ini, dan bertemu dengan Yang Mulya Raja Abdullah, selain untuk bersilaturrahmi juga untuk meningkatkan kerjasama kedua negara, termasuk kerjasama ekonomi,” kata Presiden SBY. Kepada Para pengusaha Arab Saudi itu, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat besar, bahkan untuk kawasan Asia Tenggara. “Karena itulah saya mengundang para pengusaha untuk datang ke Indonesia, memanfaatkan pasar yang besar ini, untuk berinvestasi, di bidang apapun, tekstil, agro industri, perminyakan, dan sebagainya,” kata Presiden.
Dalam dialog, terungkap bahwa di Indonesia, tidak ada tindak lanjut dari kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai. Banyak kesepakatan telah dicapai, tetapi tidak ditindaklanjuti. Diharap pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan SBY akan menindaklanjuti apa-apa yang sudah saling disepakati.
Menjawab hal ini, Presiden segera meminta para menteri untuk memperhatikan hal itu. “Silahkan saudara-saudara para pengusaha Arab Saudi kontak langsung para menteri saya. Saat ini juga saya ajak serta Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, Menteri tenaga Kerja, dan Ketua KADIN Indonesia. Silahkan kontak mereka. Saya minta kepada KADIN juga untuk merespon peluang ini. Ajaklah para pengusaha Indonesia datang ke Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan-pembicaraan,” kata Presiden SBY. Presiden juga mempersilahkan para pengusaha Arab Saudi untuk datang ke Indonesia menghadiri Pertemuan Infrastruktur yang akan diadakan bulan September 2006. (nas)



