Berita Utama
Rabu, 26 April 2006, 15:20:45 WIB
Presiden di Universitas Islam Imam Muhammad
Umat Islam Harus Ambil Peran Dalam Globalisasi
Umat Islam Harus AmbilPeran dalam Globalisasi
Riyadh: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika berpidato di hadapan Senat Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Rabu (26/4) antara lain mengatakan perlunya umat Islam ikut berperan dalam globalisasi yang terjadi saat ini. "Salah satu tantangan umat Islam di dunia dalam millineium ketiga ini, adalah bagaimana dunia tahu bahwa Islam bukan hanya agama yang damai, tapi, juga berkemajuan, mampu bersaing dan berkompetisi dalam globalisasi.
"Hal itu bisa dilakukan, karena pada abad ke 13 Islam justeru sudah menyebarkan peradaban yang menakjubkan ke seantero dunia. Pada waktu itu peradaban Islam jauh lebih unggul daripada peradaban kebudayaan Eropa, Asia, dan Amerika," kata Presiden SBY.
Kemajuan yang pernah dicapai Dunia Islam, kata SBY, tidaklah diawali dengan revolusi di bidang militer. "Umat Islam di dunia pada milenium pertama, sudah membangun universitas al-Azhar, membangun rumah sakit, menggunakan kompas, mengembangkan sistem perdagangan yang canggih, mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang irigasi, astronomi, navigasi dan sebagainya," katanya.
"Tapi umat Islam kemudian berhenti, menjadi stagnan. Lantas bangsa Eropa yang semula tertinggal terus maju, dan lahirlah beberapa orang jenius, seperti Galilelo, Conpernicus, Watt, Isaac Newton, Edison, dan Einsten. Sedang pada saat bersamaan umat Islam tertinggal. Eropa muncul melalui inovasi-inovasi di bidang teknologi. Bersamaan, dunia Islam semakin tertinggal jauh oleh revolusi industri, revolusi di bidang transportasi, dan kemudian saat ini revolusi di bidang informatika dan komunikasi serta globalisasi," lanjut SBY. Kini, kata SBY, umat Islam harus bangkit mengejar ketertinggalan dan berkompetisi dalam globalisasi.
. (nas)



