Berita Utama

SBY Tiba Di Kuwait

Disambut Emir Kuwait Sheikh Sabah

Presiden SBY dan Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah, di VVIP Room, Bandara Kuwait, Sabtu (29/4). (foto:a.tohir/presidensby.info)
Presiden SBY dan Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah, di VVIP Room, Bandara Kuwait, Sabtu (29/4). (foto:a.tohir/presidensby.info)
Kuwait : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, beserta rombongan terbatas, Sabtu (29/4) siang tiba di Kuwait. Pesawat Airbus 330 milik Garuda yang membawa Presiden dari kota Madinah di Arab Saudi itu mendarat pukul 10.30 waktu setempat, di Bandara Internasional Kuwait City. Kuwait adalah Negara kedua yang dikunjungi Presiden, setelah Arab Saudi.

Presiden SBY di Bandara Kuwait, disambut, Emir Kuwait H.H. Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah, Putra Mahkota H.H. Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Jaber Al Ahmad, Ketua Parlemen Kuwait Mr.Jassin Mohammad Al Khorafi, Wakil Ketua Angkatan Bersenjata H.E. Sheikh Meshaal Al Jaber Al Sabah, Perdana Menteri Kuwait H.H. Sheikh Nasser Al Mohammad Al Ahmad Al Jaber Al Sabah, dan beberapa Menteri Kuwait serta kerabat kerajaan Kuwait. Tampak pula beberapa Dubes negara sahabat.

Usai disambut, Presiden SBY bersama Emir Kuwait menuju podium penghormatan, untuk menerima penghormatan dari Pasukan Kehormatan Kuwait, kemudian diperdengarkan lagu kebangsaan kedua Negara. Seusai penyambutan seuai adapt dengan minum kopi, selanjutnya menuju Presiden menuju ke Istana Kerajaan Bayan, dimana Presiden SBY dan Ibu Negara beserta rombongan akan menginap.

Dalam kunjungan selama dua hari di Kuwait, Presiden SBY pada hari pertama diagendakan, bertemu dengan parlemen Kuwait, bertemu Perdana Menteri Kuwait, kemudian dilanjutkan pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Kuwait.

Pada hari kedua, Minggu (30/4) Presiden SBY dijadwalkan menerima perwakilan masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait, kemudian menghadiri forum bisnis Indonesia – Kuwait, . sekaligus memberikan Pidato dihadapan sekitar 250 pelaku bisnis, eksekutif, dan diplomat asing.

Hubungan diplomatik Indonesia Kuwait telah berlangsung selama 38 tahun, sejak 28 Pebruari 1968, hubungan bilateral telah berkembang baik disegala bidang. Apalagi Indonesia juga memberikan fasilitas visa on arrival keapada warga negara Kuwait. Saat ini perdagangan bilateral non migas telah mencapai 280 juta USD.

Disela –sela kesibukan Presiden SBY melakukan pertemuan, Ibu Negara memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi penampungan TKW (Tenaga Kerja Wanita) di KBRI Kuwait, dan mengadakan ramah tamah bersama Dharma Wanita KB RI Kuwait.

Menurut data Keimigrasian, saat ini terdapat sekitar 51 ribu WNI yang bekerja di Kuwait. Mereka bekerja di berbagai sekktor, antara lain sector pemerintah, swasta, serta peruamahan. Media massa Kuwait memberi perhatian cukup baik terhadap kunjungan Presiden RI ke Kuwait. (win).